BRI Salurkan KPRS Senilai Rp16,16 Triliun, Membantu Ribuan MBR Miliki Rumah

Kamis, 29 Januari 2026 | 08:36:03 WIB
BRI Salurkan KPRS Senilai Rp16,16 Triliun, Membantu Ribuan MBR Miliki Rumah

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berhasil menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) senilai Rp16,16 triliun hingga akhir Desember 2025. Program ini telah menjangkau lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia, menunjukkan komitmen BRI dalam mendukung hunian layak.

Pembiayaan KPRS ditujukan khusus bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui berbagai skema. Rinciannya terdiri dari KPR Sejahtera FLPP Rp15,74 triliun, KPR Tapera Rp321,23 miliar, KPR Subsidi Selisih Bunga Rp94,03 miliar, dan BP2BT Rp9,06 miliar.

Konsistensi BRI dalam Mendukung Program Perumahan Pemerintah

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menekankan bahwa capaian ini mencerminkan konsistensi BRI mendukung kebijakan pemerintah di sektor perumahan. Penyaluran KPRS menjadi bukti nyata kontribusi BRI dalam memperluas akses hunian terjangkau bagi masyarakat.

“Penyaluran KPRS ini merupakan wujud nyata kontribusi BRI dalam mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah,” ujar Dhanny, Rabu 28 Januari 2026. Pernyataan ini menegaskan posisi BRI sebagai bank penyalur utama KPR subsidi di Indonesia.

Seiring tingginya permintaan rumah subsidi, alokasi pembiayaan KPR FLPP pun meningkat. Kuota awal Agustus 2025 sebesar 17.700 unit naik menjadi 25.000 unit, kemudian 32.000 unit, dan mencapai 33.000 unit pada Desember 2025.

Untuk tahun 2026, BRI mendapatkan kuota KPR FLPP sebesar 36.261 unit. Peningkatan ini memperkuat peran BRI dalam mendukung Program 3 Juta Rumah sekaligus meningkatkan ketersediaan hunian layak.

Dampak Ekonomi dan Pemberdayaan UMKM

Penyaluran KPRS tidak hanya membuka akses kepemilikan rumah, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi lokal. Sektor konstruksi, bahan bangunan, jasa tukang, logistik, hingga UMKM sekitar kawasan perumahan turut merasakan efek berantai dari program ini.

“Pembiayaan perumahan tidak hanya memberikan akses terhadap kepemilikan rumah, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi aktivitas ekonomi, termasuk mendorong sektor UMKM di sekitarnya,” pungkas Dhanny. Dengan demikian, program KPRS berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.

BRI melalui skema KPR FLPP, Tapera, SSB, dan BP2BT memastikan MBR dapat memiliki hunian layak dengan biaya terjangkau. Skema pembiayaan ini juga mendukung integrasi kebijakan pemerintah dalam memperluas akses perumahan dan pemerataan ekonomi.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan BRI terhadap strategi nasional untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hunian terjangkau yang dibangun melalui KPRS diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat stabilitas sosial di berbagai wilayah.

Dalam jangka panjang, program KPRS BRI juga mendukung pengembangan infrastruktur dan ekosistem ekonomi di sekitar kawasan perumahan. Hal ini mendorong pertumbuhan sektor formal maupun informal, termasuk peluang kerja dan usaha mikro.

Peningkatan kuota KPR FLPP dari tahun ke tahun menunjukkan respons BRI terhadap kebutuhan MBR yang terus meningkat. Langkah ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk menyediakan hunian yang cukup bagi masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia.

Melalui pembiayaan ini, BRI memastikan bahwa setiap debitur memiliki akses yang mudah, cepat, dan terjangkau dalam memperoleh rumah. Proses yang efisien ini menjadi kunci keberhasilan program KPRS dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, keberadaan KPRS berdampak pada penciptaan ekonomi lokal melalui proyek pembangunan perumahan. Efeknya meliputi peningkatan pendapatan kontraktor, pedagang bahan bangunan, penyedia jasa konstruksi, hingga pelaku usaha kecil di sekitar proyek.

BRI menekankan pentingnya peran bank dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui KPRS. Dengan pembiayaan yang tepat sasaran, masyarakat MBR dapat memiliki rumah sendiri tanpa membebani keuangan keluarga secara berlebihan.

Program ini juga memperkuat posisi BRI sebagai bank yang proaktif dalam mendukung program pemerintah. Fokusnya adalah menyediakan solusi keuangan yang inklusif, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki akses perumahan layak.

Ke depannya, BRI berkomitmen untuk terus menyalurkan KPRS dan skema pembiayaan lain yang mendukung pemerataan hunian. Tujuannya adalah memastikan setiap masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan akses rumah yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Terkini