JAKARTA - Transformasi digital yang kian masif di Jawa Barat membawa dampak signifikan terhadap kebutuhan energi listrik sektor bisnis. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 seiring meningkatnya aktivitas usaha dan ekspansi industri berbasis teknologi.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mencatatkan kinerja positif pada sektor pelanggan bisnis sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas usaha serta ekspansi sektor digital, khususnya data center yang berkembang pesat di wilayah Jawa Barat.
Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan penjualan listrik golongan pelanggan bisnis mencapai 759.261.508 VA, atau tumbuh 7,92 persen year on year (YoY) dibandingkan tahun 2024. Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan daya listrik dari pelaku usaha di berbagai sektor.
Secara kumulatif, total penjualan listrik sektor bisnis pada 2025 tercatat sebesar 10.346.739.928 VA, meningkat dari 9.587.478.419 VA pada tahun sebelumnya. Angka tersebut menegaskan tren pertumbuhan yang konsisten dibandingkan periode 2024.
Konsumsi Energi Bisnis Tumbuh Dua Digit
Dari sisi konsumsi energi, sektor bisnis (B3) hingga Desember 2025 mencatatkan pemakaian listrik sebesar 4.582 GWh. Realisasi ini tumbuh 432 GWh atau 10,40 persen YoY dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan konsumsi ini didominasi oleh cluster data center, yang menjadi kontributor delta terbesar dengan tambahan konsumsi mencapai 326,24 GWh. Kebutuhan energi tinggi pada pusat data menjadi salah satu faktor pendorong utama lonjakan tersebut.
Data tersebut memperlihatkan bahwa sektor digital memainkan peran sentral dalam peningkatan beban listrik di Jawa Barat. Perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan penyimpanan data skala besar menjadi pemicu meningkatnya konsumsi energi.
Kenaikan konsumsi listrik pada sektor bisnis juga mencerminkan geliat ekonomi daerah yang semakin aktif. Aktivitas industri, perdagangan, dan layanan digital berjalan beriringan dengan pertumbuhan kebutuhan energi.
Kepercayaan Pelaku Usaha terhadap Keandalan Listrik
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa pertumbuhan sektor bisnis, terutama data center, menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap keandalan pasokan listrik PLN di Jawa Barat. Ia menilai stabilitas pasokan menjadi faktor krusial dalam menarik investasi.
“Pertumbuhan penjualan listrik sektor bisnis yang mendekati 8 persen mencerminkan geliat ekonomi serta percepatan transformasi digital di Jawa Barat. PLN UID Jawa Barat berkomitmen memastikan pasokan listrik yang andal dan berkualitas untuk mendukung ekspansi dunia usaha, termasuk industri data center yang semakin strategis,” ujar Sugeng dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com, dikutip Senin, 23 Februari 2026.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi PLN sebagai penyedia infrastruktur energi yang menopang perkembangan ekonomi digital. Keandalan sistem kelistrikan menjadi daya tarik tersendiri bagi investor di sektor teknologi.
PLN UID Jawa Barat juga memandang bahwa pertumbuhan hampir 8 persen pada penjualan listrik bisnis merupakan sinyal positif pemulihan dan ekspansi usaha. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan kepada pelanggan berdaya besar.
Kepercayaan pelaku usaha dinilai tidak terlepas dari kesiapan jaringan distribusi dan sistem pengamanan kelistrikan. Stabilitas suplai menjadi fondasi penting bagi operasional data center yang menuntut kontinuitas tanpa gangguan.
Lonjakan Pelanggan dan Konsumsi Data Center
Perkembangan industri data center di Jawa Barat tercatat sangat signifikan sepanjang 2025. Jumlah pelanggan data center mencapai 43 pelanggan, bertambah 4 pelanggan dibandingkan tahun 2024 yang sebanyak 39 pelanggan.
Penambahan pelanggan ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan penyimpanan dan pengolahan data di era digital. Jawa Barat menjadi salah satu lokasi strategis bagi pengembangan pusat data nasional.
Seiring dengan pertumbuhan tersebut, konsumsi listrik data center meningkat dari 1.803,94 GWh pada 2024 menjadi 2.130,19 GWh pada 2025. Artinya terjadi penambahan konsumsi sebesar 326,24 GWh dalam kurun satu tahun.
Lonjakan konsumsi ini menunjukkan bahwa data center menjadi kontributor utama dalam struktur pemakaian energi sektor bisnis. Karakteristik operasional 24 jam membuat pusat data memerlukan suplai listrik yang stabil dan berkapasitas besar.
PLN UID Jawa Barat melihat tren ini sebagai peluang sekaligus tantangan dalam menjaga kualitas layanan. Infrastruktur kelistrikan harus terus ditingkatkan agar mampu mengimbangi pertumbuhan permintaan.
Penguatan Infrastruktur dan Komitmen Layanan Andal
Sugeng menambahkan, PLN UID Jawa Barat terus melakukan penguatan infrastruktur dan sistem kelistrikan untuk menjawab kebutuhan pelanggan bisnis berdaya besar. Langkah ini dilakukan agar pertumbuhan industri digital tidak terhambat oleh keterbatasan pasokan energi.
“Kami terus memperkuat jaringan dan kesiapan sistem kelistrikan, khususnya untuk pelanggan bisnis dan industri digital berdaya besar. Hal ini sejalan dengan peran PLN sebagai enabler pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” katanya.
Penguatan jaringan mencakup peningkatan kapasitas distribusi serta optimalisasi sistem pengamanan. Upaya tersebut bertujuan menjaga keandalan pasokan di tengah lonjakan permintaan dari sektor strategis.
PLN UID Jawa Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan guna mendukung iklim investasi. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi digital di wilayah Jawa Barat.
Selain itu, perusahaan juga menempatkan sektor bisnis sebagai mitra utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Ketersediaan listrik yang stabil menjadi elemen vital dalam menjaga keberlanjutan operasional industri.
Pertumbuhan dua digit pada konsumsi energi bisnis menjadi bukti bahwa transformasi digital di Jawa Barat berjalan progresif. Data center sebagai motor utama pertumbuhan mempertegas perubahan struktur ekonomi menuju sektor berbasis teknologi.
Dengan capaian penjualan listrik yang melampaui 10,34 miliar VA pada 2025, PLN UID Jawa Barat menunjukkan kinerja solid di tengah dinamika kebutuhan energi nasional. Ke depan, penguatan infrastruktur dan layanan diharapkan mampu mempertahankan tren positif ini sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan.