Hutama Karya Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Pemasangan Balok Jembatan Interchange Lubuk Alung

Senin, 02 Maret 2026 | 10:50:44 WIB
Hutama Karya Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Pemasangan Balok Jembatan Interchange Lubuk Alung

JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Padang–Sicincin. Pekerjaan ini berlangsung pada KM 18+998 pada 2–3 Maret 2026 mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Langkah ini dilakukan sehubungan dengan pemasangan balok jembatan atau erection girder. Vice President VP Komunikasi Korporat Hutama Karya, Rizki Dana, menjelaskan hal ini di Kota Padang, Minggu.

Rekayasa lalu lintas bertujuan untuk mendukung pembangunan Interchange Lubuk Alung. Proyek ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru–Padang Seksi Padang–Sicincin.

Selain itu, langkah ini menjadi mitigasi keselamatan bagi pengguna jalan. Dengan pengaturan arus yang tepat, kegiatan konstruksi dapat berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat.

Skema Rekayasa Lalu Lintas Selama Pemasangan Balok Jembatan

Hutama Karya menyiapkan dua skema utama pengaturan arus lalu lintas. Skema pertama adalah penerapan detour di KM 18+998 bagi pengguna dari Gerbang Tol Kapalo Hilalang menuju Gerbang Tol Padang.

Skema kedua merupakan pengalihan arus ke jalan nasional bagi pengguna dari arah Gerbang Tol Padang menuju Gerbang Tol Kapalo Hilalang. Kedua skema ini dirancang untuk menjaga kelancaran arus sekaligus keselamatan pengendara.

Setiap skema dilengkapi dengan rambu-rambu, marka jalan, dan penerangan yang memadai. Perangkat keselamatan lain serta petugas pengatur lalu lintas juga disiagakan di titik-titik kritis sepanjang jalur pekerjaan.

Hutama Karya juga melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal komunikasi. Tujuannya agar masyarakat mendapat informasi lengkap mengenai pengaturan arus selama konstruksi.

Koordinasi Hutama Karya dengan Pihak Terkait

Selama proses pekerjaan, Hutama Karya berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar. Selain itu, Satuan Lalu Lintas Polres Padang Pariaman turut mendukung pengaturan arus.

Badan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar dan Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar juga terlibat. Kolaborasi ini memastikan rekayasa lalu lintas aman, terkendali, dan berjalan sesuai prosedur.

Pengaturan arus dilakukan secara profesional untuk meminimalkan risiko kecelakaan. Petugas yang disiagakan siap memberi arahan langsung kepada pengendara yang melintas di sekitar lokasi konstruksi.

Imbauan Keselamatan untuk Pengguna Jalan Tol

Hutama Karya mengimbau agar pengguna jalan mengurangi kecepatan di sekitar lokasi pekerjaan. Jarak aman antar kendaraan juga penting untuk menghindari potensi kecelakaan.

Pengendara diwajibkan mematuhi rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepatuhan ini akan mendukung kelancaran arus sekaligus keselamatan bagi semua pihak.

Selain itu, pengendara disarankan menyiapkan alternatif waktu perjalanan. Hal ini untuk mengantisipasi potensi keterlambatan akibat pengaturan arus di lokasi konstruksi.

Manfaat Interchange Lubuk Alung bagi Mobilitas Wilayah

Jalan Tol Pekanbaru–Padang Seksi Padang–Sicincin telah beroperasi sejak 28 Mei 2025. Jalan tol sepanjang 36 KM ini menjadi penghubung strategis di Ranah Minang.

Interchange Lubuk Alung diharapkan memperkuat aksesibilitas kawasan. Waktu tempuh perjalanan dari jalur nasional yang biasanya 1,5 jam dapat dipangkas menjadi sekitar 30 menit melalui jalan tol.

Selain efisiensi waktu, kehadiran interchange mendukung pengembangan ekonomi lokal. Akses tol yang lebih cepat mempermudah distribusi barang, mobilitas wisatawan, dan kegiatan bisnis di Sumatera Barat.

Bagi pengendara, jalan tol ini memberikan kenyamanan perjalanan lebih baik dibandingkan jalur nasional. Kondisi jalan yang terjaga serta arus lalu lintas yang lebih stabil membuat perjalanan lebih aman dan lancar.

Rincian Detour dan Pengaturan Arus Selama Pekerjaan

Berikut tabel skema rekayasa arus lalu lintas sementara di Jalan Tol Padang–Sicincin:

SkemaArah ArusLokasiJam Operasi
DetourKapalo Hilalang → PadangKM 18+99809.00–15.00 WIB, 2–3 Maret 2026
PengalihanPadang → Kapalo HilalangJalan Nasional09.00–15.00 WIB, 2–3 Maret 2026

Tabel ini membantu pengendara memahami jalur alternatif. Dengan mengetahui skema, risiko kemacetan dapat diminimalkan selama pekerjaan konstruksi berlangsung.

Dengan langkah rekayasa lalu lintas yang tepat, Hutama Karya memastikan proyek pemasangan balok jembatan Interchange Lubuk Alung berjalan aman. Pengguna jalan pun tetap dapat melintasi Jalan Tol Padang–Pekanbaru dengan nyaman dan efisien.

Terkini