Kesiapan Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan 90 Persen Sambut Arus Mudik Lebaran 2026

Senin, 09 Maret 2026 | 12:36:54 WIB
Kesiapan Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan 90 Persen Sambut Arus Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry memastikan seluruh persiapan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, telah mencapai tahap akhir menjelang mudik Lebaran 2026. Persiapan ini mencakup armada kapal, fasilitas pelabuhan, dan personel operasional yang siap melayani pemudik.

Armada Kapal Siap Melayani Pemudik

General Manager PT ASDP Cabang Utama Bakauheni, Partogi Tamba, menyampaikan kesiapan armada kapal sudah mencapai 90 persen. Sebanyak 57 kapal akan dioperasikan untuk melayani penyeberangan lintas utama antara Pulau Jawa dan Sumatra.

Semua kapal yang akan digunakan telah menjalani ramp check. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kapal layak operasi dan aman bagi penumpang selama periode angkutan Lebaran.

Fasilitas Pelabuhan dan Titik Sandar Tambahan

ASDP juga menyiapkan fasilitas pelabuhan agar pemudik mendapatkan layanan maksimal. Peningkatan fasilitas dan penambahan titik sandar kapal akan dilakukan jika volume penumpang meningkat.

Beberapa pelabuhan tambahan yang disiapkan antara lain Pelabuhan Wika Beton, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya Bojanegara (BBJ), dan Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA). Langkah ini diambil untuk memperlancar arus penyeberangan di puncak mudik.

Infrastruktur Dermaga dan Pengaturan Operasional

Di lintas Merak–Bakauheni, ASDP menyiapkan tujuh dermaga, yang terdiri dari dua dermaga eksekutif dan lima dermaga reguler. Dermaga ini akan mendukung kelancaran bongkar muat penumpang dan kendaraan selama mudik.

Selain itu, pengaturan operasional diperkuat dengan penerapan tarif tunggal (single tariff). Kebijakan ini diharapkan memudahkan pemudik dan mengurangi antrean panjang di loket pembayaran tiket.

Personel Siaga Selama Masa Angkutan Lebaran

ASDP menyiagakan sekitar 780 personel untuk mendukung operasional pelabuhan. Personel akan bertugas sejak tanggal 13 hingga 31 Maret 2026, memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik.

Tugas personel mencakup pengaturan antrian, keamanan dermaga, hingga pengawasan operasional kapal. Kehadiran mereka menjadi kunci kelancaran arus mudik bagi ratusan ribu pemudik yang melewati lintas ini.

Kesiapan Menghadapi Lonjakan Penumpang

Partogi Tamba menegaskan seluruh langkah sudah diambil untuk menghadapi lonjakan penumpang. Selain kapal dan dermaga, fasilitas pendukung seperti area tunggu, layanan informasi, dan keamanan sudah ditingkatkan.

Penyiapan ini juga termasuk koordinasi dengan instansi terkait di pelabuhan. Tujuannya adalah memastikan setiap pemudik dapat menyeberang dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.

Optimalisasi Layanan dan Fasilitas Tambahan

Seiring meningkatnya jumlah pemudik, ASDP menyiapkan strategi operasional tambahan. Titik sandar tambahan dan sistem pengaturan kapal secara fleksibel akan diterapkan agar tidak terjadi penumpukan penumpang.

Layanan informasi juga diperkuat melalui petugas yang siaga di area publik. Hal ini memudahkan pemudik dalam mengetahui jadwal kapal dan kondisi dermaga secara real time.

Kolaborasi dengan Pihak Terkait

ASDP bekerja sama dengan instansi keamanan dan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran operasional. Kolaborasi ini mencakup pengaturan lalu lintas, pengamanan dermaga, dan pengawasan protokol keselamatan.

Kerja sama lintas instansi diharapkan mampu mengurangi risiko gangguan operasional. Dengan demikian, seluruh pemudik dapat menyeberang tanpa hambatan selama periode Lebaran.

Harapan ASDP untuk Arus Mudik 2026

Partogi Tamba berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat memberikan pengalaman mudik aman dan nyaman. Peningkatan layanan dan kesiapan armada diharapkan mampu menampung lonjakan penumpang di puncak arus mudik.

Pemudik diimbau mengikuti prosedur dan petunjuk di pelabuhan. Kesadaran masyarakat akan membantu kelancaran operasional dan mencegah antrean panjang di titik-titik kritis.

Persiapan Akhir

Secara keseluruhan, kesiapan Pelabuhan Bakauheni sudah mencapai 90 persen. Mulai dari armada kapal, fasilitas dermaga, penambahan titik sandar, hingga penugasan 780 personel, semuanya sudah disiapkan untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Langkah-langkah ini menjadi bukti keseriusan ASDP dalam memberikan layanan prima kepada pemudik. Dengan koordinasi dan pengawasan yang matang, diharapkan seluruh proses penyeberangan dapat berjalan lancar dan aman.

Terkini