JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan stok bahan pokok di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, aman. Ia menegaskan harga juga masih terkendali menjelang Hari Idul Fitri 2026.
Budi ditemui usai melakukan peninjauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Baru Wergu Wetan, Kudus, Kamis. Kegiatan ini juga dihadiri Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, dan Pimpinan Wilayah Bulog Jateng Sri Muniyati.
Sistem Pemantauan Pasar Terintegrasi
Kementerian Perdagangan memiliki aplikasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang memantau harga di lebih dari 550 pasar di seluruh Indonesia. Namun, Budi menekankan pengecekan langsung ke pasar tetap dilakukan untuk memastikan kondisi harga dan ketersediaan barang di lapangan.
Selain memantau harga, kehadiran pemerintah di pasar juga memberi efek psikologis. Pedagang diharapkan tidak menaikkan harga secara berlebihan menjelang Lebaran.
Kondisi Harga Komoditas di Kudus
Hasil pengecekan menunjukkan harga beberapa komoditas masih terkendali. Daging sapi berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram, sementara harga ayam sedikit di atas harga eceran tertinggi (HET).
Harga telur relatif stabil, sedangkan cabai rawit yang sempat naik kini mulai turun. Harga cabai merah dan cabai hijau tetap berada di bawah HET, sementara beras dan minyak goreng juga normal.
Upaya Pemerintah Menjaga Stabilitas Pasokan
Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran. Tujuannya agar masyarakat bisa berbelanja kebutuhan pokok dengan tenang dan sesuai harga yang ditetapkan pemerintah.
Koordinasi dilakukan dengan pemerintah daerah, pemasok, dan distributor. Langkah ini memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi kekurangan pasokan.
Peran Media dan Sistem Pemantauan Digital
Menteri Perdagangan meminta peran media untuk melaporkan kenaikan harga signifikan. Hal ini memungkinkan pemerintah segera melakukan intervensi pasar agar harga tetap stabil.
Sistem SP2KP juga bisa diakses oleh pemerintah daerah. Gubernur dan bupati dapat memantau pergerakan harga setiap saat dan melakukan langkah penanganan bila terjadi lonjakan harga mendadak.
Kondisi stok dan harga bahan pokok di Kudus menjelang Lebaran 2026 dipastikan aman dan terkendali. Pemantauan langsung, koordinasi lintas sektor, dan sistem digital menjadi kunci keberhasilan menjaga stabilitas pasar dan ketenangan masyarakat.