Pendapatan Segmen Gaming Bukalapak Tembus Rp5,34 Triliun dan Catat Lonjakan 217 Persen

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:05:43 WIB
Pendapatan Segmen Gaming Bukalapak Tembus Rp5,34 Triliun dan Catat Lonjakan 217 Persen

JAKARTA - PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) mencatat pertumbuhan pendapatan signifikan dari segmen gaming sepanjang 2025. Lonjakan ini menjadi kontributor utama bagi total pendapatan perusahaan yang mencapai Rp6,51 triliun, meningkat 45,96% dibanding tahun sebelumnya.

Pertumbuhan Luar Biasa di Segmen Gaming

Pendapatan dari segmen gaming Bukalapak mencapai Rp5,34 triliun, melonjak 217,85% year-on-year dari Rp1,75 triliun pada 2024. Segmen ini mengoperasikan marketplace gaming seperti Itemku dan Lapakgaming yang menjadi pusat aktivitas transaksi digital bagi para gamer.

Secara kuartalan, pendapatan gaming tercatat Rp1,1 triliun pada kuartal I/2025, Rp1,36 triliun pada kuartal II/2025, Rp1,39 triliun pada kuartal III/2025, dan Rp1,49 triliun pada kuartal IV/2025. Kuartal IV/2025 menjadi momen puncak pertumbuhan dengan kontribusi Rp1,5 triliun, naik 8% secara kuartalan.

Strategi Pemasaran dan Aktivitas Transaksi

Manajemen BUKA menyatakan pertumbuhan tersebut didorong oleh strategi pemasaran yang lebih efektif. Selain itu, meningkatnya aktivitas transaksi pada akhir tahun menjadi faktor penting yang memperkuat performa segmen gaming.

Contribution margin dari segmen gaming tercatat 2,3% atau senilai Rp125 miliar sepanjang 2025. Sementara itu, adjusted EBITDA margin dari segmen ini mencapai 0,7%, menunjukkan kinerja operasional yang mulai stabil.

Fokus pada Kesehatan Bisnis Jangka Panjang

Direktur Bukalapak, Victor Putra Lesmana, menekankan perusahaan kini memprioritaskan kesehatan bisnis jangka panjang. Tahun 2025 menjadi momen penting bagi Bukalapak untuk memperkuat fondasi perusahaan melalui strategi yang menghasilkan nilai berkelanjutan bagi stakeholders.

Dengan cadangan kas, setara kas, dan investasi likuid sebesar Rp17,8 triliun, Bukalapak memiliki fleksibilitas modal yang kuat. Dana ini memungkinkan perusahaan terus mengeksekusi strategi pertumbuhan jangka panjang, melakukan inovasi produk, dan menangkap peluang baru di pasar yang berkembang pesat.

Diversifikasi Pendapatan dan Ekosistem Bukalapak

Selain segmen gaming, BUKA juga memperoleh pendapatan dari online to offline senilai Rp794,47 miliar. Segmen ritel menyumbang Rp301,7 miliar, sementara pendapatan investasi mencapai Rp66,58 miliar, menandakan diversifikasi bisnis yang semakin kokoh.

Pertumbuhan segmen gaming tidak hanya meningkatkan pendapatan tetapi juga memperkuat ekosistem digital Bukalapak. Dengan fokus pada inovasi dan pengembangan produk, perusahaan mampu memanfaatkan tren industri gaming yang terus bertumbuh di Indonesia.

Outlook dan Peluang Masa Depan

Bukalapak optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan segmen gaming pada tahun-tahun mendatang. Strategi ini dinilai mampu mengoptimalkan potensi pasar digital yang semakin luas, sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan jangka pendek dan fondasi bisnis jangka panjang.

Manajemen menegaskan bahwa inovasi berkelanjutan serta pengelolaan modal yang bijak menjadi kunci untuk memaksimalkan peluang baru. Dengan demikian, Bukalapak siap menghadapi dinamika pasar dan mempertahankan posisi sebagai pemain utama di industri e-commerce dan gaming Indonesia.

Terkini