Polisi AS Selidiki Misteri Tulisan Angka "8647" di National Mall

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:30:01 WIB
Polisi AS tengah menyelidiki jejak besar angka 8-6-4-7 yang digambar di rumput National Mall [FOTO : NET].

JAKARTA - Aparat kepolisian Amerika Serikat tengah melakukan pengusutan terkait temuan bekas berukuran besar membentuk deretan angka 8-6-4-7 yang terkesan ditorehkan di atas rerumputan National Mall di Washington DC.

 Ungkapan "Eighty-six" (delapan puluh enam) sendiri merupakan kosakata slang yang memiliki arti "get rid of" (menyingkirkan). 

Perwakilan dari jajaran pemerintahan Donald Trump menyatakan indikasi bahwa kombinasi angka tersebut sengaja ditujukan guna memprovokasi tindakan kekerasan terhadap sosok presiden ke-47 tersebut.

"Kepolisian Taman Nasional AS menanggapi laporan vandalisme sekitar pukul 11.30 pada Kamis (11/6/2026) pagi," kata lembaga tersebut dalam sebuah pernyataan, dikutip dari BBC, Jumat (12/6/2026).

"Penyebab perubahan warna tersebut belum dapat dipastikan. Sampel rumput telah dikumpulkan untuk diuji. Investigasi masih berlangsung," sambungnya.

Visual dari area rumput itu memperlihatkan bentuk angka 8, 6, dan 7, akan tetapi rupa angka 4 terkesan tidak begitu kentara.

Eks direktur FBI dipenjara karena angka "8647"

Proses pengusutan ini bergulir di tengah upaya pihak kejaksaan AS untuk menjebloskan mantan Direktur Biro Investigasi Federal (FBI), James Comey ke dalam jeruji besi akibat sebuah kiriman di jejaring sosial. 

Isian unggahan itu memperlihatkan formasi angka "8647" yang dirangkai memakai kulit kerang di sebuah pesisir pantai.

James Comey kini tengah berhadapan dengan bermacam sangkaan yang berkaitan dengan indikasi ancaman pembunuhan terhadap Trump. Ia menampik sangkaan tersebut dan menganggap bahwa proses hukum yang menjeratnya dilandasi oleh motif politik.

Untuk diketahui, perpaduan angka "8647" belakangan ini kian marak dipakai oleh kubu oposisi serta elemen masyarakat yang kontra terhadap arah kebijakan Trump. 

Lambang itu juga sering terlihat dalam bermacam pelengkap aksi unjuk rasa yang diorganisasi oleh publik untuk mengekspresikan protes atas berjalannya roda pemerintahan administrasi Trump.

Terkini