RI Perkuat Industri Pertahanan Lewat Produksi Kendaraan Taktis

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:21:02 WIB
RI-Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis untuk Pertahanan [FOTO : NET].

JAKARTA - Pemerintah Indonesia memperkokoh langkah menuju kedaulatan industri pertahanan nasional lewat penandatanganan kesepakatan kerja sama pembuatan kendaraan taktis.

Prosesi penandatanganan dijalankan oleh PT Republik Motor Internasional (RMI), yang merupakan anak perusahaan dari Republikorp, bersama Arquus, korporasi manufaktur kendaraan militer asal Prancis di bawah naungan John Cockerill Group.

"Kemandirian industri pertahanan tidak dibangun melalui produk semata, tetapi melalui penguasaan pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan semakin banyak kemampuan yang dapat tumbuh dan berkembang di Indonesia," ujar Pendiri Republikorp Group Holding Norman Joesoef dalam keterangan diterima di Jakarta, Rabu (17/06/2026).

Agenda penandatanganan itu dilangsungkan dalam pameran Eurosatory 2026 di Paris, Prancis, serta menjadi tonggak krusial bagi peningkatan kapabilitas kendaraan taktis di tanah air.

Kesepakatan itu ditandatangani oleh Thierry Renaudin selaku Presiden Arquus bersama Norman Joesoef sebagai bentuk komitmen kedua korporasi dalam merajut kemitraan jangka panjang yang dikonsentrasikan pada peningkatan kecakapan industri pertahanan nasional, transfer keilmuan dan teknologi, serta penguatan kapasitas manufaktur kendaraan taktis di Indonesia.

Hal itu diposisikan sebagai pijakan bagi eskalasi kemampuan produksi kendaraan taktis di dalam negeri demi menyokong keperluan operasional pertahanan Indonesia sekaligus memperkokoh kapasitas industri nasional.

Pihak Republikorp memaparkan bahwa selaku negara kepulauan dengan cakupan wilayah yang luas serta bermacam rintangan geografis, Indonesia memerlukan platform mobilitas darat yang tangguh guna menunjang pergerakan pasukan, operasi proteksi wilayah, hingga bermacam misi pertahanan dan keamanan nasional.

Sementara itu, jalinan kemitraan tersebut dibangun berdasarkan keikutsertaan serta rekam jejak Arquus dalam menyokong keperluan kendaraan militer di Indonesia.

Lewat sinergi tersebut, kedua korporasi bakal mendongkrak kemampuan produksi lokal, memperkuat kompetensi industri nasional, serta memacu pengembangan rantai pasok industri pertahanan yang kian mandiri dan berkelanjutan.

Di samping itu, kerja sama ini mampu memperluas kapasitas manufaktur dalam negeri serta memperkokoh kecakapan pemeliharaan sekaligus sokongan masa guna operasional kendaraan di Indonesia.

Kapabilitas itu menjelma sebagai faktor krusial untuk menjamin keberlanjutan operasional serta kesiapan pertahanan nasional dalam jangka panjang.

Bagi Indonesia, kerja sama dengan Prancis pada sektor kendaraan pertahanan bertindak selaku bagian penting dari langkah mendirikan industri pertahanan yang modern, berdaulat, serta mempunyai daya saing global.

Pengembangan kendaraan taktis di dalam negeri tidak sekadar menyokong pemenuhan keperluan pertahanan nasional, namun ikut memperkuat fondasi industri strategis yang sanggup melahirkan nilai tambah, menciptakan lapangan pekerjaan yang bermutu, serta menaikkan penguasaan teknologi nasional.

Untuk diketahui, PT RMI bertindak sebagai anak perusahaan PT Republikorp Defense Industry Holding yang dikonsentrasikan pada eskalasi kapabilitas mobilitas strategis serta kendaraan pertahanan di Indonesia.

Terkini