Indosat Prioritaskan Infrastruktur untuk Optimalisasi AI Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 | 23:52:01 WIB
Perkuat Infrastruktur, Indosat Dorong Adopsi AI di Indonesia [FOTO : NET].

JAKARTA - PT Indosat Tbk. (ISAT) menekankan krusialnya penguatan infrastruktur teknologi sebagai fondasi utama dalam mengoptimalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia, alih-alih hanya berfokus pada pengembangan model komputasi. 

Guna merealisasikan potensi penuh ekosistem digital, emiten telekomunikasi ini gencar menanamkan investasi strategis pada infrastruktur pendukung, mulai dari pusat data berbasis GPU berdensitas tinggi hingga kesiapan jaringan berlatensi rendah di seluruh tanah air.

Director and Chief Legal & Regulatory Indosat Reski Damayanti menyampaikan bahwa pengembangan teknologi AI yang berkelanjutan mustahil terwujud tanpa ditopang fondasi konektivitas serta kapasitas pemrosesan data yang mumpuni. 

Menurutnya, lanskap industri digital saat ini cenderung terlalu menitikberatkan pada pembaruan algoritma atau aplikasi, sementara fondasi fisik sering kali luput dari prioritas investasi jangka panjang. 

Bagi Indosat, komitmen ini didasari kebutuhan nyata untuk mengikis kesenjangan digital dan memosisikan Indonesia sebagai pemain utama ekonomi digital di Asia Tenggara.

Dampak positif penguatan infrastruktur ini diyakini akan menstimulasi produktivitas lintas sektor, mempercepat transformasi pelayanan publik, serta membuka jalan bagi inovasi berbasis kearifan lokal. Jaringan yang kuat juga menjadi jaminan operasional bagi adopsi teknologi di era industri modern.

"Ketika kami berbicara tentang mengoptimalkan pemanfaatan AI, tantangannya tidak berhenti pada penyediaan models atau algoritma pintar saja. Kami butuh dukungan infrastruktur yang kokoh, tangguh, dan merata untuk memastikan teknologi ini dapat diakses serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat," ujar Reski di acara Indonesia Ethical AI Summit, dikutip Jumat (19/6/2026).

Dalam peta jalan transformasinya, Indosat telah bermitra dengan raksasa teknologi global guna menghadirkan layanan komputasi awan berbasis GPU berkinerja tinggi untuk memfasilitasi startup lokal.

 Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kedaulatan data nasional agar pemrosesan skala besar dapat dilakukan secara domestik dengan standar keamanan tinggi.

Reski menambahkan kehadiran infrastruktur AI yang andal akan memicu multiplier effect bagi ekosistem industri. Namun, realisasinya membutuhkan konsumsi daya yang efisien dan transmisi data tanpa jeda.

 "Alasan utama kami menanamkan investasi besar pada infrastruktur ini adalah untuk menciptakan landasan operasional yang stabil. Tanpa infrastruktur konektivitas dan pusat data yang memadai, aplikasi AI secanggih apa pun tidak akan mampu bekerja secara optimal di lapangan," kata Reski.

Terkini