Program MBG Kembali Berjalan, Harga Telur Ayam Mulai Naik

Senin, 20 Juli 2026 | 22:44:02 WIB
Harga Telur Ayam Naik, Pemerintah: Efek Permintaan dari Sekolah dan MBG [FOTO: NET].

JAKARTA — Pemerintah memaklumi kenaikan harga telur ayam yang kini terjadi di sejumlah pasar seiring dengan kembali bergulirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah. 

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan), Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa kenaikan harga ini dipicu oleh peningkatan permintaan setelah program MBG kembali berjalan.

“Ini kan sebenarnya, kemarin sebenarnya ini yang kemudian harusnya diatur lebih detail ya. Ada supply dan demand-nya itu. Pada saat kemudian supply dan demand-nya kami lepas, demikian maka demand-nya pada saat turun memang kemudian harganya akan jauh turun,” kata Hanif dalam konferensi pers di Pasar Tebet Timur, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).

Hanif menjelaskan bahwa kenaikan harga telur menandakan permintaan masyarakat mulai pulih. Menurutnya, kondisi tersebut dinilai positif karena harga berada pada titik yang seimbang bagi produsen maupun konsumen.

“Dengan naiknya ini [harga telur ayam] sebenarnya kami juga Alhamdulillah karena masih dalam harga yang kemudian memang imbang antara biaya produksi dan konsumsi oleh masyarakat. Jadi saya rasa kenaikan hari ini ya kami maklumi sebagai suatu pergerakan demand dengan masuknya anak-anak sekolah, yang kemudian mau tidak mau, suka tidak suka, pengaruh dampak MBG ini demikian terasa,” ujarnya.

Sementara itu, pedagang telur di Pasar Tebet Timur, Muhammad Syafrudin, mengonfirmasi bahwa harga telur mulai naik setelah sempat turun saat libur sekolah dan penghentian sementara program MBG. 

Ia menuturkan bahwa saat ini harga telur berada di kisaran Rp27.000–Rp28.000 per kilogram, setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah di angka Rp24.000 per kilogram. Meskipun harga naik, ia memastikan pasokan telur di pasar tetap mencukupi.

Syafrudin menilai harga yang sempat murah terjadi karena melemahnya permintaan selama masa libur sekolah dan berkurangnya pelaksanaan MBG. 

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per Senin (20/7/2026) menunjukkan harga rata-rata telur ayam ras segar naik 8,12% menjadi Rp31.300 per kilogram di pasar tradisional.

 Sebelumnya, distribusi MBG sempat disesuaikan dengan masa libur sekolah pada 22 Juni–13 Juli 2026 untuk keperluan evaluasi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Terkini

Empat Talenta Persipura Perkuat Indonesia All Stars

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:30:01 WIB

Emery dan Mings Kagum Antusiasme Masyarakat Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:25:31 WIB

Legenda Bulu Tangkis Bersama Lin Dan Gelar Shuttle Open

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:20:31 WIB

Pengamat Soroti Kualitas Pemain Pelapis Timnas Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:12:32 WIB