BPI Danantara: Kedaulatan Digital Jadi Katalis Pertumbuhan Industri

Senin, 20 Juli 2026 | 00:43:01 WIB
BPI Danantara Dorong Investasi Infrastruktur Digital untuk Ekonomi [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memandang pembangunan infrastruktur digital, seperti kabel laut internasional, sebagai pilar krusial dalam memperkuat kedaulatan digital nasional serta memacu pertumbuhan di berbagai sektor industri.

Managing Director Business-2 Danantara Indonesia, Setyanto Hantoro, menyatakan bahwa penanaman modal pada infrastruktur digital tidak semata-mata mengejar keuntungan komersial, melainkan juga bertujuan menciptakan dampak ekonomi yang masif bagi Indonesia.

"Investasi seperti Nongsa Changi Cable (NCC) menjadi sangat strategis karena mendukung terciptanya kedaulatan digital Indonesia," kata Setyanto di Batam, Senin (20/07/2026).

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menghadiri peresmian NCC, sebuah proyek kabel bawah laut yang dirancang untuk memperkokoh konektivitas digital antara Batam dan Singapura.

Menurutnya, kehadiran infrastruktur seperti NCC bukan hanya membangun jaringan telekomunikasi, melainkan menciptakan pondasi bagi berkembangnya berbagai sektor ekonomi.

"Ini bukan hanya tentang kabel antara Singapura dan Batam, tetapi tentang infrastruktur digital yang akan mendorong tumbuhnya inovasi, daya saing, dan berbagai industri lain, seperti AI, data center, manufaktur, hingga sektor jasa," ujarnya.

Setyanto menambahkan, Danantara terus memacu badan usaha milik negara, khususnya Telkom Group, untuk berinvestasi pada infrastruktur digital karena dinilai mampu menjadi katalis pertumbuhan sektor-sektor ekonomi lainnya.

"Ini akan memastikan bahwa infrastruktur digital akan menjadi katalis pertumbuhan sektor-sektor lainnya. Investasi ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan ekonomi, sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur Telkom Indonesia, Dian Siswarini, menyampaikan bahwa pembangunan NCC merupakan perwujudan komitmen Telkom Group dalam memperluas jangkauan infrastruktur digital nasional.

“Telkom selama ini telah membangun jaringan digital di berbagai wilayah melalui jaringan serat optik (fiber optics) darat, menara telekomunikasi, jaringan seluler Telkomsel, kabel laut yang menghubungkan antarpulau, hingga satelit,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa Telkom saat ini telah memiliki kapasitas untuk melayani lebih dari 96 persen populasi di Indonesia.

Menurut Dian, operasional NCC menjadi langkah strategis untuk menjawab lonjakan kebutuhan kapasitas digital, utamanya dalam mendukung pengembangan kecerdasan buatan, komputasi awan (cloud computing), serta kebutuhan layanan digital berskala besar (hyperscale).

"NCC menjadi bagian dari komitmen Telkom dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang semakin kuat dan mampu memenuhi kebutuhan transformasi digital Indonesia ke depan," ujarnya.

Terkini