Purbaya Soal Wacana Bea Cukai Dibubarkan: Mampu Dipertahankan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:41:31 WIB
Purbaya Pastikan Bea Cukai Tetap Bertahan Usai Kinerja Membaik [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan capaian kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperlihatkan pembenahan signifikan sehingga tidak lagi mengarah pada isu pembubaran instansi tersebut.

Purbaya mengutarakan, pembenahan ditempuh melalui perombakan jajaran staf hingga jajaran pimpinan di Bea Cukai. Menurut penjelasannya, para pejabat saat ini menyadari bahwa performa yang buruk sanggup berujung pada pembubaran lembaga.

"Bea Cukai progresnya sudah amat baik, kami sudah kocok ulang pegawai-pegawai di sana dan sekarang yang di pucuk-pucuk pimpinan sudah orang-orang yang relatif lebih baik dan mereka tahu kalau mereka enggak baik mereka akan dibubarkan. Itu yang penting tadi," kata Purbaya dalam konferensi pers APBNKiTa di Kementerian Keuangan, Selasa (21/7/2026).

Purbaya menyebutkan pembenahan tersebut tercermin dari realisasi penerimaan Bea Cukai yang bertumbuh melampaui 6 persen atau berkisar 7 persen.

Di samping itu, distribusi barang selundupan di pasaran juga dinilai mulai menyusut.

"Dan sekarang kalau kami lihat di pasar, balpres sudah berkurang banyak, barang selundupan sudah berkurang banyak. Terus Bea Cukai aktif melakukan penangkapan-penangkapan terhadap peredaran rokok ilegal, sekarang banyak sekali itu," ujarnya.

Purbaya membeberkan salah satu terobosan yang diberlakukan yakni menggenjot besaran biaya (cost) bagi para pelaku penyelundupan.

Selama ini, kata dia, tatkala barang ilegal disita, armada pengangkut beserta pengemudinya kerap seketika dilepaskan sehingga tingkat risiko pelaku tergolong relatif kecil.

Saat ini, kendaraan yang difungsikan untuk membawa produk ilegal bakal ditahan hingga tahapan proses hukum dinyatakan rampung.

"Setiap truk atau kendaraan yang melakukan praktik ilegal, tahan dulu sampai clear betul. Saya tahan betul supaya cost untuk melakukan praktik ilegal itu menjadi mahal," katanya.

Berdasarkan pandangan Purbaya, regulasi tersebut menyebabkan serangkaian kantor Bea Cukai dipenuhi kendaraan sitaan hasil penindakan. Ia juga membeberkan bahwa pengawasan di area pelabuhan maupun bandara kian diperketat, tak terkecuali atas tindak penyelundupan emas.

"Dirjen lapor ke saya banyak sekali barang-barang, truk-truk itu yang ditahan di sana. Jadi itu saya harapkan akan membuat cost untuk melakukan praktik ilegal menjadi mahal sehingga aktivitasnya turun dengan signifikan supaya mereka kapok," ujarnya.

Purbaya menuturkan Presiden Prabowo Subianto juga telah mencermati hadirnya pergeseran positif di tubuh Bea Cukai.

Jikalau sebelumnya sempat mencuat dorongan agar Bea Cukai dibubarkan, kini Presiden menilai instansi tersebut masih sanggup dibenahi.

"Kalau dulu dia bilang bubarkan, sekarang dia pernah bilang di salah satu rapat dengan kabinet, Bea Cukai bisa diperbaiki dan harus bisa diperbaiki. Itu adalah signal yang clear bahwa ada perkembangan positif di Bea Cukai yang diakui oleh pimpinan kami," kata Purbaya.

Mempertimbangkan dinamika perbaikan tersebut, ia memastikan eksistensi Bea Cukai bakal tetap dipertahankan.

"Jadi kemungkinannya Bea Cukai akan tetap bertahan," ujarnya.

Terkini

Empat Talenta Persipura Perkuat Indonesia All Stars

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:30:01 WIB

Emery dan Mings Kagum Antusiasme Masyarakat Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:25:31 WIB

Legenda Bulu Tangkis Bersama Lin Dan Gelar Shuttle Open

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:20:31 WIB

Pengamat Soroti Kualitas Pemain Pelapis Timnas Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:12:32 WIB