KAI Cirebon Pastikan Seluruh Sarana Laik Operasi Usai Uji DJKA

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:28:32 WIB
KAI Daop 3 Cirebon Pastikan Seluruh Sarana Kereta Laik Operasi [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, menjamin seluruh sarana kereta api di wilayah operasionalnya berstatus laik jalan usai dinyatakan lulus uji berkala yang diselenggarakan oleh Balai Pengujian Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin sewaktu dikonfirmasi di Cirebon, Selasa, menyampaikan bahwa seluruh sarana yang diuji telah memenuhi tolok ukur persyaratan teknis sehingga dipastikan aman untuk mendukung kelancaran operasional kereta api.

“Hasil kelulusan 100 persen pada uji berkala ini menjadi bukti bahwa kami terus menjaga kualitas sarana sesuai standar keselamatan yang ditetapkan pemerintah,” katanya.

Dirinya mengutarakan bahwa proses pengujian tersebut dilaksanakan pada rentang 15-18 Juli 2026, menyasar 32 unit sarana yang mencakup 14 kereta penumpang beserta 18 gerbong barang.

Tim penguji, lanjutnya, menjalankan inspeksi pemeriksaan statis dan dinamis pada deretan komponen vital, seperti sistem pengereman, struktur mekanik, jalur kelistrikan, hingga perangkat keselamatan operasional.

“Keselamatan bukan hanya prioritas, tetapi merupakan budaya yang terus kami bangun dalam setiap aspek operasional,” ujarnya.

Menurut penjelasannya, agenda uji berkala ini merupakan wujud penerapan dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 49 Tahun 2023 mengenai standar, tata cara pengujian, dan sertifikasi kelaikan kereta api kecepatan normal dengan penggerak sendiri.

Di samping menaati payung regulasi, pengujian ini turut menjadi bagian dari langkah memperkokoh budaya keselamatan di lingkup operasional KAI.

Muhibbuddin menambahkan bahwa keberhasilan seluruh armada meraih status laik operasi membuktikan bahwa program pemeliharaan serta pemeriksaan yang diterapkan KAI Daop 3 Cirebon berjalan secara berkesinambungan dan efektif.

“Seluruh proses ini merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas layanan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan faktor keselamatan, keandalan sarana, serta mutu pelayanan demi menjaga kereta api sebagai pilihan utama masyarakat dalam perjalanan rutin, urusan bisnis, maupun kegiatan wisata.

Terkini