KAI: Kolong Jalan Layang Kereta Bisa Jadi Ruang Olahraga Anak

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:36:32 WIB
KAI dan Pemprov DKI Buka Kolong Jalan Layang untuk Ruang Olahraga [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menegaskan bahwa kawasan di bawah jalan layang jalur kereta api yang dikelola lewat kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat difungsikan selaku ruang publik, termasuk guna menampung aktivitas olahraga anak-anak.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menerangkan bahwa optimasi pemanfaatan area tersebut telah disepakati melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang melibatkan PT KAI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

"Sudah ada kerja sama tiga instansi mengenai pemanfaatan di bawah jalan layang kereta api sebagai Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk kegiatan anak-anak bermain," kata Franoto, Senin (21/07/2026).

Ia mengutarakan, area terbuka publik yang terletak di kolong jalan layang kereta tersebut juga dapat digunakan bagi bermacam kegiatan berolahraga.

Lewat adanya sinergi penggunaan ruang di bawah jalur layang kereta sebagai RPTRA, pihak PT KAI berharap aset milik perseroan sanggup menghadirkan kemanfaatan bagi publik, termasuk menyediakan arena bagi anak-anak untuk beraktivitas dan menyalurkan hobi berolahraga.

"Jadi bisa dimanfaatkan juga untuk anak-anak bermain sepak bola atau olahraga lainnya," ujar dia.

Penjelasan tersebut diutarakan seiring komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperbanyak sarana olahraga bagi anak-anak guna merespons maraknya fenomena "liga aspal" atau ajang kompetisi sepak bola yang digelar di atas jalan raya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai kehadiran fenomena liga aspal memperlihatkan masih terbatasnya ketersediaan arena olahraga di kawasan ibu kota.

Meski ajang tersebut mendatangkan keceriaan bagi anak-anak, menurut pandangannya situasi itu menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk menyediakan sarana olahraga yang jauh lebih representatif.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun berkomitmen menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih layak supaya anak-anak mempunyai ruang bermain yang aman sekaligus mendorong pembinaan olahraga di area pemukiman warga.

"Walaupun belum semuanya bisa dilakukan, tetapi beberapa sekarang ini kami bangunkan kembali," jelas Pramono.

Sebagaimana diketahui, maraknya kompetisi sepak bola jalanan kian menjamur di kawasan permukiman padat Jakarta, seperti hadirnya Liga Akamsi di daerah Tambora, Jakarta Barat beserta Liga Aspal di kawasan Menteng Jaya, Jakarta Pusat.

Kedua ajang swadaya gagasan warga tersebut mencetus dari keresahan masyarakat atas tingginya tarif sewa lapangan futsal, serta makin terbatasnya keberadaan ruang terbuka hijau di lingkungan pemukiman padat penduduk.

Terkini