Lelah dan Mengantuk Jam 3 Sore Saat Kerja? Ini Cara Mengatasinya

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:36:31 WIB
Penyebab Lelah Jam 3 Sore Saat Kerja dan Tips Ampuh Mengatasinya [FOTO: NET].

JAKARTA - Memasuki kurun pukul 3 sore, tingkat fokus kerja acap kali mengalami penurunan. Kelopak mata terasa berat, stamina tubuh melorot, dan pekerjaan yang mulanya terasa ringan mendadak menuntut daya upaya lebih besar untuk diselesaikan.

Sensasi lelah kala bekerja di jam 3 sore ini rupanya tergolong fenomena umum. Bahkan, dinamika tersebut dapat mengganggu tingkat produktivitas para pekerja kantoran.

Lantas, apa pemicu tubuh gampang merasa lelah pada sore hari dan bagaimana langkah untuk mengatasinya?

Rasa lelah jam 3 sore berkaitan dengan ritme tubuh Pakar gizi holistik Dr. Geetika Chopra menerangkan, munculnya rasa lelah di kisaran pukul 3 sore dapat berikatan dengan merosotnya kadar gula darah, formulasi menu makan siang yang kurang pas, kondisi dehidrasi, hingga minimnya aktivitas gerak.

“Rasa lelah pada pukul 3 sore biasanya berkaitan dengan penurunan gula darah, komposisi makan siang yang kurang baik, dehidrasi, atau kurang bergerak,” kata Dr. Chopra, seperti dilansir Only My Health, Selasa (21/7/2026).

“Mengonsumsi gula atau kafein mungkin memberi kelegaan sementara, tetapi sering kali justru memperburuk rasa lelah setelahnya,” tambah dia.

Di samping itu, merujuk paparan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), dorongan rasa mengantuk pada pertengahan sore juga berkelindan dengan sistem ritme sirkadian.

Pada rentang waktu tersebut, dorongan alami tubuh untuk tetap terjaga mengalami penurunan, sementara tekanan kebutuhan untuk tidur kian terbangun.

Situasi inilah yang memicu rasa kantuk dan lelah terasa jauh lebih kuat di kala seseorang masih diwajibkan menuntaskan beban pekerjaan.

Pilih camilan yang menjaga energi tetap stabil Alih-alih langsung menyantap kudapan manis atau menambah cangkir kopi, pemilihan porsi camilan pada sore hari patut dicermati secara cermat.

Dr. Chopra menyarankan jenis camilan yang mengombinasikan kandungan protein, serat, beserta lemak sehat.

Kombinasi nutrisi tersebut efektif membantu menjaga stabilitas kadar gula darah sekaligus mempertahankan daya energi dalam durasi lebih lama.

Sederet opsi yang dapat dikonsumsi antara lain segenggam kacang almond, kenari, ataupun biji labu.

Sajian buah juga dapat dikombinasikan dengan asupan sumber protein, seperti buah apel bersama selai kacang atau pisang dengan paduan kacang-kacangan.

Variasi camilan lain yang dapat dipilih meliputi kacang arab panggang, makhana, yoghurt Yunani dengan taburan biji-bijian, telur rebus, potongan paneer, hingga hummus yang dipadukan bersama sayuran.

Melalui deretan pilihan tersebut, tubuh tidak hanya mengantongi energi sesaat, melainkan juga asupan gizi yang ampuh menahan rasa lapar hingga tiba waktu makan berikutnya.

Bergerak dan cukup minum untuk mengusir rasa lelah Sensasi lelah saat merampungkan pekerjaan tidak melulu harus diatasi lewat makanan.

Aktivitas sederhana seperti beranjak sejenak meninggalkan meja kerja juga sanggup menyokong tubuh untuk kembali tampil lebih aktif.

Selain itu, pemenuhan kebutuhan cairan tubuh wajib diperhatikan.

Dr. Chopra menyampaikan, rasa lelah terkadang sesungguhnya merupakan sinyal bahwa tubuh sedang mengalami dehidrasi.

“Hidrasi juga sama pentingnya. Terkadang rasa lelah sebenarnya adalah dehidrasi yang menyamar. Segelas air putih, air kelapa, atau teh herbal dapat membantu memulihkan energi,” saran Chopra.

Ia juga mengimbau kalangan pekerja untuk tidak terlalu sering menyantap penganan manis atau menenggak beberapa cangkir kopi secara bersamaan.

Sebagai alternatifnya, imbangi camilan menggunakan asupan bergizi, penuhi kebutuhan minum air, serta sempatkan jeda singkat untuk melakukan gerakan fisik.

Rangkaian kebiasaan simpel ini sanggup membantu menjaga performa energi tetap konsisten hingga waktu jam kerja usai.

Terkini