Kementan Pastikan Pasokan MBM Aman Usai Pemusnahan Impor Brasil

Rabu, 22 Juli 2026 | 21:31:31 WIB
Kementan Jamin Pasokan MBM Nasional Aman Usai Pemusnahan Impor [FOITO: NET].

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin ketersediaan meat bone meal (MBM) selaku bahan pakan tambahan ternak tetap aman meskipun Badan Karantina Indonesia (Barantin) memusnahkan 312 ton MBM asal Brasil yang terverifikasi mengandung porcine atau unsur babi.

"Walaupun kami melakukan pemusnahan hari ini 312 ton, kami pastikan ketersediaan MBM untuk bahan tambahan pakan kami Insya Allah cukup karena masih ada 10 negara yang lain. Termasuk di Brasil pun yang sudah terintegrasi dengan rumah potong halal masih kami perbolehkan," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda di Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/07/2026).

Ia mengutarakan bahwasanya keperluan MBM sebagai pakan tambahan di dalam negeri relatif kecil, sehingga penghentian pasokan dari satu eksportir Brasil tidak bakal mengganggu ketersediaan pakan bagi industri nasional.

Menurutnya, saat ini ada 11 negara yang mengantongi izin untuk menyalurkan ekspor MBM menuju Indonesia.

Mengenai pemasok dari Brasil, pihak pemerintah mencabut izin satu unit usaha yang olahannya terbukti tercemar porcine serta membekukan untuk sementara empat unit usaha lainnya sampai memperoleh klarifikasi dari otoritas terkait di negara tersebut.

"Begitu terbukti hasil laboratorium menyatakan ada kandungan porcine, Kementerian Pertanian langsung mencabut persetujuan unit usaha yang mengekspor produk ini ke Indonesia. Empat unit usaha lainnya kami bekukan sementara untuk mendapatkan penjelasan dari otoritas Brasil terkait jaminan tidak tercampurnya porcine dalam produk MBM ini," ujarnya.

Sebagai tindakan preventif supaya kejadian senada tak terulang, Kementerian Pertanian telah menginstruksikan seluruh negara produsen MBM untuk melampirkan hasil uji polymerase chain reaction (PCR) di samping health certificate sebagai syarat ekspor ke Indonesia.

Ia menguraikan bahwa ketentuan tersebut diharapkan sanggup memperkokoh jaminan keamanan olahan sebelum dikirimkan ke Indonesia sekaligus memantapkan sistem pengawasan pemerintah terhadap komoditas impor.

"Kami sudah bersurat ke 11 negara yang selama ini menyuplai MBM ke Indonesia untuk menyertakan pengujian PCR di samping health certificate yang menyertai produk yang akan diekspor ke Indonesia," ungkap Agung.

Berdasarkan penjelasan Kementerian Pertanian, MBM merupakan tepung hasil olahan daging dan tulang yang menjadi salah satu sumber protein hewani pada racikan pakan, khususnya jenis unggas.

Komoditas tersebut disalurkan lewat mekanisme impor dengan mematuhi ketentuan kesehatan hewan demi memastikan keamanan olahan yang masuk ke tanah air.

Lebih lanjut, Agung mengimbau para importir untuk mengeksekusi pengujian secara berkala demi menjamin seluruh komoditas MBM yang didatangkan telah memenuhi aturan yang berlaku.

"Mudah-mudahan langkah ini menjadi alarm terutama juga bagi pelaku usaha untuk melakukan pengujian sehingga ada jaminan 100 persen bahwa produk MBM tidak mengandung porcine sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan," ucap dia.

Berkas rencana penyaluran bahan pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian tahun 2025 turut memperlihatkan bahwa MBM tetap menjadi salah satu bahan baku impor yang diperlukan industri pakan nasional.

Di dalam berkas tersebut, sebuah perusahaan pakan mengajukan alokasi impor berkisar 20.000 ton MBM, sementara entitas bisnis lainnya mengajukan rencana kuota impor sekitar 18.000 ton MBM beserta 1.200 ton bone meal dari pelbagai negara produsen, di antaranya Brasil, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

Terkini

Empat Talenta Persipura Perkuat Indonesia All Stars

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:30:01 WIB

Emery dan Mings Kagum Antusiasme Masyarakat Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:25:31 WIB

Legenda Bulu Tangkis Bersama Lin Dan Gelar Shuttle Open

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:20:31 WIB

Pengamat Soroti Kualitas Pemain Pelapis Timnas Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:12:32 WIB