PLN NP Perkuat Ekosistem Hidrogen Hijau Lewat Berbagai Inovasi

Rabu, 22 Juli 2026 | 04:59:02 WIB
PLN NP Pamerkan Inovasi Ekosistem Hidrogen Hijau di GHES 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - PT PLN Nusantara Power (PLN NP) kian mengokohkan ekosistem hidrogen hijau nasional lewat serangkaian terobosan inovasi seperti penggarapan Green Hydrogen Plant (GHP).

"PLN Nusantara Power tidak hanya memproduksi hidrogen hijau, tetapi sedang membangun ekosistemnya secara menyeluruh, mulai dari produksi, penyimpanan, distribusi, hingga pemanfaatannya di sektor transportasi, pembangkit, dan industri,” ujar Direktur Utama PT PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Rabu (22/07/2026).

Ruly memaparkan bahwa keberhasilan operasional GHP perdana di Indonesia yang diresmikan pada 2023 di PLTGU Muara Karang menjadi pijakan krusial bagi akselerasi hidrogen nasional.

Berawal dari satu unit fasilitas produksi, ia menguraikan kini PLN NP telah merambah ekspansi dengan mengembangkan delapan GHP yang tersebar di bermacam unit pembangkit di kawasan Pulau Jawa.

Adapun akumulasi kapasitas produksi dari deretan GHP di Muara Karang, Muara Tawar, Indramayu, Rembang, Tanjung Awar-awar, Gresik, Pacitan, serta Paiton, sanggup menyentuh 94,63 ton hidrogen hijau per tahun.

PLN NP pun turut berpartisipasi dalam ajang Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 yang dihelat pada 21–23 Juli 2026, dengan menyajikan aneka inovasi pengembangan hidrogen hijau demi menopang ekosistem hidrogen nasional dari ranah hulu hingga hilir, ujar Ruly.

Di samping GHP, deretan inovasi yang dipajang mencakup mock-up Hydrogen Refueling Station (HRS) Muara Tawar, kendaraan berbasis hidrogen (H-E Nusantara, FCEV Cruiser), pemaparan informasi seputar perancangan Hydrogen Fuel Cell Generator (HFCG), hingga pengaplikasian hidrogen hijau di pelbagai sektor.

H-E Nusantara sendiri merupakan tipe kendaraan listrik hibrida berbasis Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) buah hasil kolaborasi antara PLN NP dan ITS. 

Kendaraan hybrid perdana di Tanah Air tersebut sanggup menempuh daya jelajah hingga 270 km, dengan durasi pengisian ulang hidrogen hanya memakan waktu sekitar lima menit.

“GHES 2026 menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa inovasi hidrogen Indonesia telah memasuki tahap implementasi nyata dan siap menjadi bagian penting dalam mewujudkan ketahanan energi nasional serta target Net Zero Emissions,” kata Ruly.

Terkini