Elnusa Pasang Teknologi Dual Completion di Adera Field Pertamina

Rabu, 22 Juli 2026 | 05:29:01 WIB
Genjot Produksi Migas Pertamina, ELSA Terapkan Dual Completion [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Elnusa Tbk. (ELSA) menerapkan teknologi Dual Completion di Adera Field sebagai wujud dukungan atas agenda Pertamina dalam menggenjot produksi migas nasional.

Merujuk pada laporan keterbukaan informasi, Direktur Operasi Elnusa Andri Hariwibowo mengutarakan bahwa selaku entitas jasa energi terintegrasi di bawah naungan Subholding Upstream Pertamina, perseroan kian memperkokoh perannya sebagai mitra strategis PHR Zona 4 lewat pengaplikasian teknologi Dual Completion di Adera Field.

"Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung agenda Pertamina dalam meningkatkan produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia," kata Andri, dikutip Rabu (22/7/2026).

Ia menggarisbawahi bahwa sinergi bersama PHR Zona 4 membuktikan komitmen ELSA untuk konsisten menyajikan solusi operasional yang mendatangkan nilai tambah bagi sektor hulu migas nasional.

Adapun implementasi Dual Completion pada agenda pengembangan lapangan PHR Zona 4 ini diproyeksikan bakal memacu porsi produksi hingga sekitar 480 BOPD minyak dan 3,3 MMSCFD gas, melampaui target awal sebesar 186 BOPD dan 1,09 MMSCFD.

Andri menyampaikan bahwa penerapan teknologi ini merupakan salah satu strategi optimalisasi lapangan mature via pemanfaatan reservoir yang kian efisien. Inovasi ini menyempurnakan pelbagai inisiatif pengembangan seperti development drilling, step out drilling, hingga optimalisasi reservoir demi memacu efisiensi daya guna cadangan hidrokarbon.

Lewat pengaplikasian Dual Completion pada sumur BNG-D14 di Adera Field, dua lapisan reservoir dapat diproduksikan sekaligus menggunakan satu sumur tanpa harus mengeksekusi pengeboran sumur baru di setiap ketersediaan lapisan.

Skema ini bakal mendongkrak efisiensi pengembangan lapangan, menekan intensitas intervensi sumur, serta mengoptimalkan daya guna reservoir yang masih produktif, sehingga menjadi formulasi ampuh bagi area lapangan migas yang telah berada di fase mature.

Pada tahap pengerjaannya, ELSA menghadirkan sokongan penuh melalui kapabilitas Well Intervention & Completion, Engineering Services, hingga eksekusi operasional lapangan yang berpedoman pada standar HSSE. Kapabilitas tersebut menjamin agenda completion sanggup dirampungkan secara tepat waktu, aman, serta selaras dengan regulasi operasional.

Inovasi teknologi ini ke depannya bakal kembali diterapkan pada jajaran sumur berikutnya, yakni GNK-PD80 dan BNG-B7.

"Keberhasilan implementasi Dual Completion bersama PHR Zona 4 merupakan bukti bahwa sinergi antara operator dan perusahaan jasa energi mampu menciptakan operasi yang lebih produktif dan efisien. Kolaborasi ini mencerminkan bagaimana kompetensi nasional mampu memberikan nilai tambah bagi keberlanjutan operasi hulu migas Indonesia," pungkas Andri.

Terkini