JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto beserta Direktur Utama PT Pindad (Persero) Sigit Puji Santosa di Istana Negara pada hari ini, Senin (27/7/2026).
Brian dan Sigit mulai tampak hadir di Istana Negara pada pukul 12.52 WIB hari ini. Di samping mereka berdua, CEO Danantara Rosan Roeslani serta Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian turut menampakkan diri di Istana Negara.
Brian menerangkan bahwa Presiden Prabowo menginstruksikannya untuk merapat ke Istana Negara pada pukul 13.00 WIB demi membedah deretan program strategis.
"Tentunya terkait dengan program-program stategis, karena kan Pak Presiden selalu berpesan univesitas itu harus mem-back-up seluruh program startegis," ujarnya kepada wartawan pada Senin (27/7/2026) di Kompleks Istana Kepresidenan.
Brian menuturkan bahwa Presiden menghendaki agar pihak universitas menyusun studi dan pengkajian, khususnya dari sudut pandang riset guna menyokong program strategis pemerintah.
"Karena kan bapak Presiden ingin setiap kebijakan memerlukan data yang valid," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengutarakan bahwa Presiden Prabowo memang intens mendorong agar perguruan tinggi mampu mengambil andil lebih masif dalam hal alur pembangunan.
Presiden Prabowo bahkan telah menyetujui penambahan alokasi dana riset dari nominal awal Rp8 triliun naik menjadi Rp12 triliun pada tahun ini.
Pihak pemerintah pun memacu agar aktivitas riset tersebut ke depannya menitikberatkan pada ranah swasembada pangan serta energi yang menjadi prioritas vital bangsa. Lebih dari itu, riset juga diharapkan berkonsentrasi pada percepatan industrialisasi dan hilirisasi.