Driver Ojol Bisa Ajukan KUR Rp100–500 Juta, Cek Syarat dan Caranya

Senin, 27 Juli 2026 | 21:26:01 WIB
Syarat dan Cara Mengajukan KUR Rp100–500 Juta Khusus Driver Ojol [FOTO: NET].

JAKARTA - Pengemudi ojek online (ojol) kini berhak mengajukan permohonan modal usaha lewat kredit usaha rakyat (KUR) seiring terbitnya regulasi anyar Kementerian UMKM per Juli 2026.

Pihak pemerintah bakal mengesahkan status para pengemudi ojol selaku pelaku usaha mikro di bidang transportasi online, sehingga mengantongi hak penuh sebagai entitas UMKM, termasuk dalam memanfatkan akses pembiayaan bersubsidi KUR.

Tujuan diterapkannya kebijakan ini juga menyasar diverifikasi sumber pendapatan mitra pengemudi dengan harapan mereka memiliki kecukupan modal guna membangun usaha sampingan ataupun perintisan usaha baru lainnya.

Guna menikmati akses fasilitas modal bersubsidi ini, pihak perbankan penyalur telah meramu kriteria khusus bagi para mitra pengemudi. Langkah ini dieksekusi guna menjamin ketepatan target sasaran serta menilai kapasitas kelayakan bayar calon pemohon.

Empat Kriteria Driver Ojol yang Bisa Mengajukan KUR

Bila ditinjau secara teknis, terdapat empat syarat kriteria utama bagi pemohon KUR dari kalangan driver ojol, berikut penjelasannya:

Status Kemitraan: 

Terdaftar secara sah serta berstatus aktif sebagai pengemudi pada platform penyedia jasa (seperti Gojek, Grab, Maxim, atau penyedia jasa sejenis) sekurang-kurangnya selama 6 bulan berturut-turut.

Identitas Diri: 

Terdata sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan lewat kepemilikan e-KTP beserta Kartu Keluarga (KK).

Rekam Jejak Kredit: 

Wajib mengantongi riwayat pinjaman yang bersih dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (SLIK OJK), serta tidak dalam posisi menanggung tunggakan maupun pinjaman produktif aktif di institusi perbankan lain.

Relaksasi Legalitas: 

Pada fase awal transisi aturan per Juli 2026, pihak pemerintah menyajikan kemudahan dengan tidak menjadikan kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai persyaratan mutlak, demi mengakselerasi alur pengajuan.

Daftar Dokumen yang Dibutuhkan

Berikutnya, terdapat beberapa kelengkapan dokumen yang wajib disiapkan pengemudi ojol untuk memproses pengajuan KUR. Berikut rinciannya:

Salinan e-KTP pemohon beserta KTP pasangan (bila telah berstatus menikah).

Salinan Kartu Keluarga (KK) serta Akta atau Buku Nikah.

Bukti riwayat pendapatan digital berupa cetakan (print out) histori transaksi harian atau laporan saldo akun pada aplikasi ojol dalam rentang kurun waktu 6 bulan terakhir. Berkas digital ini difungsikan selaku pengganti pembukuan manual atau slip gaji konvensional.

Surat Keterangan Usaha (SKU) yang diterbitkan resmi oleh aparat pemerintah kelurahan atau desa setempat.

Cara Pengajuan KUR untuk Ojol

1. Besaran Plafon KUR 

Terkait besaran plafon kredit yang disediakan, pemerintah membagi kategori pinjaman KUR untuk pengemudi transportasi online menjadi dua tingkatan utama berdasarkan nominal fasilitas serta ketersediaan agunan:

Plafon Pinjaman hingga Rp100 Juta: 

Fasilitas ini dikucurkan penuh tanpa kewajiban jaminan atau agunan tambahan. Pihak perbankan menjadikan profil kelayakan transaksi serta konsistensi penerimaan pendapatan digital driver di aplikasi sebagai agunan utama kredit.

Plafon Pinjaman Rp100 Juta – Rp500 Juta: 

Skema pinjaman dengan plafon besar ini mewajibkan ketersediaan jaminan tambahan. Bentuk, kriteria, serta besaran nilai jaminan tersebut diselaraskan penuh dengan regulasi teknis bank penyalur.

2. Alur Pengajuan KUR 

Masyarakat pengemudi ojol yang memenuhi kriteria dapat menentukan dua opsi mekanisme pengajuan, yakni secara tatap muka (offline) atau lewat jalur daring (online) via laman resmi bank penyalur seperti BRI, Mandiri, atau BNI.

Mekanisme Pengajuan Offline

Pengemudi mendatangi unit kantor cabang Bank Penyalur KUR terdekat dengan membawa seluruh kelengkapan dokumen fisik.

Pemohon menemui petugas Customer Service atau bagian unit kredit mikro, lalu mengutarakan maksud pengajuan KUR Khusus Klasterisasi Transportasi Online.

Pemohon mengisi formulir permohonan pinjaman berpandukan arahan petugas secara cermat.

Mekanisme Pengajuan Online

Pemohon mengakses situs pengajuan KUR resmi milik perbankan yang dituju (misalnya portal resmi KUR BRI).

Pemohon mendaftarkan atau membuat akun memakai alamat surel (email) aktif, lalu memilih menu "Ajukan Pinjaman".

Pemohon mengisikan data identitas, informasi penerimaan pendapatan, serta mengunggah (upload) berkas digital yang mencakup e-KTP, KK, serta tangkapan layar (screenshot) laporan pendapatan dari aplikasi ojol.

Usai berkas terkirim, pihak perbankan bakal mengeksekusi tahapan verifikasi beserta analisis kelayakan finansial.

Lantaran pengemudi bernaung di bawah ekosistem penyedia aplikasi, tim penilai bank bakal menganalisis tren performa serta histori transaksi harian calon debitur langsung melalui sistem digital mitra pengemudi.

Apabila keseluruhan proses verifikasi lapangan serta uji kelayakan dinilai memenuhi standar manajemen risiko bank, calon debitur bakal diundang guna mengeksekusi penandatanganan akad kredit sebelum dana fasilitas pinjaman dicairkan langsung ke rekening pemohon.

Terkini