IHSG Sesi I Tertekan ke 6.174, Investor Asing Catat Net Sell Rp293 M

Senin, 27 Juli 2026 | 22:34:01 WIB
IHSG Sesi I Ditutup Melemah, Asing Lepas Saham Rp 293,41 Miliar [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi satu perdagangan Senin (27/7/2026) di zona merah. Indeks terkoreksi sebesar 22,494 poin atau setara 0,36 persen menuju level 6.174.

Beriringan dengan penurunan tersebut, pemodal asing membukukan aksi jual bersih (net sell) mencapai Rp 293,41 miliar di seluruh pasar pada perdagangan sesi pertama awal pekan ini. Nilai akumulasi beli investor asing bertengger di angka Rp 2,17 triliun, sementara nilai jualnya mengencang hingga Rp 2,47 triliun.

Pelepasan saham terbesar oleh investor asing menerpa saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan nominal menembus Rp 135,65 miliar. 

Urutan berikutnya disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 71,46 miliar, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) Rp 41,82 miliar, serta PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp 38,52 miliar.

Pemodal asing juga melego kepemilikan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sejumlah Rp 29,88 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 25,55 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 23,65 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 19,15 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 18,36 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 14,77 miliar, hingga PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebesar Rp 14,20 miliar.

Aksi net sell turut melanda saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) senilai Rp 13,38 miliar, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) Rp 10,58 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 9,45 miliar, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 8,85 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp 8,70 miliar.

Berikutnya, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (ADRO) dilepas Rp 7,53 miliar, PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 7,06 miliar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 6,98 miliar, serta PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) sejumlah Rp 5,77 miliar.

Walau secara keseluruhan masih mencatatkan jual bersih, investor asing terpantau tetap mengoleksi sejumlah emiten. Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menduduki target incaran utama lewat nilai beli bersih menyentuh Rp 116,86 miliar. 

Peringkat berikutnya ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 70,30 miliar, mengekor PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) sebesar Rp 10,48 miliar.

Pemodal asing turut mencatatkan aksi beli bersih pada PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) bernilai Rp 8,42 miliar, PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 7,69 miliar, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sejumlah Rp 7,59 miliar, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp 6,25 miliar.

Di samping itu, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dikoleksi bersih senilai Rp 6,17 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 5,13 miliar, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp 5,02 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 4,88 miliar, serta PT Timah Tbk (TINS) mencapai Rp 4,42 miliar.

Aksi borong asing juga menghampiri PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) bernilai Rp 3,83 miliar, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Rp 3,72 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 3,66 miliar, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) Rp 3,30 miliar.

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dikoleksi sebesar Rp 3,21 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp 3,19 miliar, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) Rp 3,12 miliar, hingga PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) senilai Rp 3,07 miliar.

Sebagai informasi, IHSG mengawali perdagangan di posisi 6.185,799 dan sempat melaju hingga menyentuh area puncak di 6.219,418. Kendati begitu, derasnya gelombang tekanan jual menyeret indeks berbalik melandai menuju titik terendah 6.144,274, sebelum akhirnya berlabuh di rentang 6.174.

Sepanjang bergulirnya sesi pertama, denyut transaksi mencatatkan volume 17,307 miliar saham lewat nilai transaksi sebesar Rp 7,097 triliun dari frekuensi 1.159.230 kali perdagangan. Nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) bertengger di angka Rp 10.852,144 triliun.

Dari seluruh jajaran saham yang ditransaksikan, sebanyak 299 saham berhasil menguat, 312 saham terkoreksi, serta 182 saham lainnya ditutup tidak bergerak atau stagnan.

Terkini