JAKARTA — Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS terperosok melemah pada pembukaan perdagangan Senin (27/7/2026). Simak rincian kurs dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI hari ini.
Menilik pencatatan Trading Economics pada pukul 09.02 WIB, rupiah mengawali sesi perdagangan dengan melandai 0,29% atau terperosok 51,2 poin menuju posisi Rp17.973 per dolar Amerika Serikat (AS).
Dalam sebulan terakhir, rupiah mencatatkan akumulasi pelemahan sebesar 0,66%. Posisi rupiah saat ini merefleksikan depresiasi setinggi 9,51% sepanjang 12 bulan belakangan.
Di lain sisi, pada pagi hari ini, Senin (27/7/2026), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pengumuman resmi terkait pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).
Ia membeberkan bahwa berkas surat pengunduran diri tersebut telah diserahkan oleh Perry Warjiyo kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, terutama kami mengacu kepada Undang-Undang Bank Indonesia, maka pertama Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo,” ujar Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kantor BI, Senin (27/7/2026).
Menindaklanjuti pengunduran diri tersebut, Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti resmi ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bank Indonesia.
Sementara itu, Tim riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia memproyeksikan pengunduran diri Perry Warjiyo bakal menjadi amunisi sentimen negatif bagi dinamika pergerakan rupiah di pasar finansial.
“Pergantian ini dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap kesinambungan kebijakan moneter dan menekan rupiah,” tulis laporan Mirae Sekuritas, Senin (27/7/2026).
Berikut rincian patokan kurs dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI per Senin (27/7/2026):
Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.57 WIB menetapkan patokan harga beli dolar AS setinggi Rp17.983 dan harga jual pada kisaran Rp18.003 mengacu e-rate.
Berdasarkan skema TT counter, bank swasta terbesar di Indonesia tersebut memasang harga beli dolar AS Rp17.795 dan harga jual Rp18.070. Adapun untuk opsi bank notes, nominal beli dan jual dolar AS masing-masing dipatok pada level Rp17.795 dan Rp18.070.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) per 24 Juli 2026 mematok harga beli serta jual dolar AS masing-masing senilai Rp17.877 dan Rp18.039 pada jalur e-rate.
Sementara untuk skema TT counter, bank plat merah ini menetapkan patokan beli sebesar Rp17.800 per dolar AS dan patokan jual di angka Rp18.100 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada pukul 08.55 WIB menentukan patokan beli dan jual untuk special rate masing-masing sebesar Rp17.965 dan Rp17.995 per dolar AS.
Selanjutnya, bank berlogo pita emas tersebut memasang patokan beli dolar AS sebesar Rp17.760 dan harga jual Rp18.060 pada skema TT counter. Untuk instrumen bank notes, Bank Mandiri mematok angka beli sebesar Rp17.760 per dolar AS serta patokan jual di rentang Rp18.060 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada pukul 10.05 WIB menetapkan kisaran beli dan jual dolar AS untuk kategori special rates masing-masing pada angka Rp17.970 dan Rp18.000.
Mengacu pada skema TT counter, BNI mematok harga beli dolar AS senilai Rp17.760 dan harga jual di posisi Rp18.060. Adapun untuk kategori bank notes, BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.850 per dolar AS dan patokan jual di kisaran Rp18.150 per dolar AS.