PNM Tanam 22.000 Mangrove di 18 Titik Pesisir untuk Ekonomi & Alam

Senin, 27 Juli 2026 | 00:53:31 WIB
PNM Hadirkan Dampak Nyata Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Indonesia [FOTO: NET].

JAKARTA – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) terus memperkokoh komitmennya terhadap pelestarian lingkungan via program PNM Green Impact. Dalam momentum memperingati Hari Mangrove Sedunia, PNM menggandeng pemerintah daerah, komunitas lingkungan, masyarakat, serta nasabah binaannya untuk menanam 22.000 pohon mangrove secara serentak pada 18 lokasi kawasan pesisir di Indonesia.

Program ini terwujud sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan PNM. Terhitung sejak 2024 hingga 2026, PNM telah merealisasikan penanaman 196.700 pohon mangrove di 58 lokasi pada berbagai penjuru wilayah Indonesia sebagai langkah merawat ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi warga.

Bagi PNM, upaya menjaga kelestarian alam tidak dapat dipisahkan dari kerja-kerja pemberdayaan. Banyak nasabah PNM mengoperasikan usaha yang menggantungkan diri pada ekosistem pesisir, mulai dari sektor perikanan, budidaya hasil laut, kegiatan perdagangan, hingga lini usaha kuliner berbasis hasil tangkapan nelayan. 

Manakala abrasi dan kerusakan lingkungan mengintai wilayah pesisir, pihak yang terdampak bukan cuma alam semata, melainkan juga keberlangsungan usaha beserta mata pencaharian keluarga.

Direktur Utama PNM Kindaris mengutarakan bahwa esensi pemberdayaan sejati adalah memastikan masyarakat mengantongi masa depan yang berkelanjutan.

"PNM percaya bahwa pemberdayaan tidak hanya berbicara tentang hari ini, tetapi juga tentang menjaga kesempatan hidup bagi generasi berikutnya. Ketika kami menanam mangrove, yang kami tanam bukan sekadar pohon, melainkan perlindungan bagi lingkungan, keberlanjutan usaha masyarakat, dan harapan bagi ribuan keluarga yang menggantungkan hidupnya pada ekosistem pesisir," ujar Kindaris.

PNM Green Impact

Selain membentengi pesisir dari bahaya abrasi, intrusi air laut, serta terpaan gelombang ekstrem, tanaman mangrove turut menjadi habitat berbagai biota laut sekaligus memegang peran krusial dalam menyerap karbon. 

Oleh sebab itu, tiap pohon yang ditanam bukan sekadar menyumbang pada pelestarian alam, melainkan juga menopang ketahanan ekonomi warga yang bermukim di kawasan pesisir.

Lebih dari sekadar benteng alam, ekosistem mangrove menggelar peluang ekonomi baru bagi warga, seperti aktivitas pembibitan mangrove, pengembangan ekowisata, budidaya perikanan ramah lingkungan, sampai pengolahan bermacam produk bernilai tambah. 

Potensi tersebut diharapkan sanggup menciptakan lapangan kerja baru sekaligus mengerek tingkat kesejahteraan warga pesisir.

Lewat bendera PNM Green Impact, PNM terus menegaskan bahwa pemberdayaan tidak hanya direalisasikan via akses permodalan dan pendampingan usaha, melainkan juga melalui langkah menjaga lingkungan sebagai pondasi bertumbuhnya ekonomi masyarakat.

Terkini