PBTI Gelar Kejuaraan Taekwondo Dunia di Jakarta

Senin, 27 Juli 2026 | 01:56:01 WIB
PBTI Bawa Atmosfer Taekwondo Dunia ke Jakarta Lewat Indonesia Open [FOTO: NET].

JAKARTA - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) membawa atmosfer persaingan tingkat internasional lewat ajang 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 yang berlangsung di Indoor Tennis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 1–5 Agustus.

Sekretaris Jenderal PBTI Rafael Hotasi Siagian menuturkan kejuaraan yang diikuti 478 atlet dari 36 negara tersebut menjadi momentum bagi atlet nasional untuk menambah jam terbang internasional tanpa perlu melawat ke luar negeri.

“Makin sering atlet menghadapi lawan-lawan terbaik dunia, makin cepat terbentuk mental juara, kemampuan membaca pertandingan, serta pengalaman bertanding mereka,” kata Rafael saat ditemui di Jakarta, Senin (27/7/2026).

“Atmosfer internasional tidak selalu harus dicari ke luar negeri. Kini, dunia datang ke Jakarta,” ujarnya.

Ajang tersebut tercatat dalam kalender resmi World Taekwondo (WT) berstatus Grade G2. Turnamen ini memperebutkan poin peringkat dunia yang berguna menyokong langkah atlet menuju berbagai kejuaraan utama, termasuk Kejuaraan Dunia hingga Olimpiade Los Angeles 2028.

Rafael, yang turut memegang mandat sebagai Ketua Panitia Pelaksana, menyampaikan bahwa tahapan persiapan tuan rumah serta kesiapan tim Indonesia sudah berada pada fase akhir.

“Kami sudah siap menjadi tuan rumah. Itu merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Indonesia,” ujarnya.

Sebanyak 31 atlet taekwondo Merah Putih telah menjalani pemusatan latihan nasional di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (POPKI) semenjak 25 Juli.

Menurut penjelasan Rafael, PBTI bukan cuma mengincar keberhasilan sebagai penyelenggara, melainkan juga menaruh harapan agar atlet Indonesia sanggup bertengger di podium di hadapan pendukung sendiri.

“Atlet-atlet yang kami persiapkan telah siap memberikan prestasi terbaik dan berjuang naik podium agar Indonesia Raya dapat berkumandang di negeri sendiri,” kata Rafael.

Terkini