Turunkan Banyak Pemain Asing, Tavares Beberkan Fisik Pemain Persebaya

Senin, 27 Juli 2026 | 03:54:01 WIB
Persebaya Kalahkan Persija, Tavares Buka Suara Soal Pemain Asing [FOTO: NET].

JAKARTA - Persebaya Surabaya mengawali perjuangan di babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2026 lewat hasil manis usai membungkam Persija Jakarta 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (26/7/2026) malam. Di balik raihan positif itu, kebijakan pelatih Persebaya, Bernardo Tavares yang menurunkan banyak legiun asing menjadi sorotan.

Pada duel yang disaksikan langsung oleh 34.878 penonton tersebut, tim mengawali laga dengan memasang enam pemain asing pada jajaran starter. Angka itu bahkan bertambah menyusul pergantian pemain di babak kedua. 

Bagi sang pelatih, kebijakan itu murni berlandaskan kebutuhan taktik tim dan bukan lantaran mengesampingkan pilar lokal. 

Ia mengaku tidak memprediksi bahwa laga pramusim menghadapi Persija bakal menyajikan tempo serta intensitas yang teramat tinggi. Situasi tersebut memaksanya untuk memilih amunisi yang paling siap dari segi fisik.

"Karena laganya sangat intens, sedangkan pemain lokal yang saya miliki saat ini kondisi fisiknya belum cukup bugar untuk berada di lapangan selama 20 atau 30 menit dengan intensitas seperti itu," ujar pelatih asal Portugal itu.

"Itulah alasan mengapa saya menggunakan lebih banyak pemain asing hari ini daripada biasanya, tapi kami memulainya dengan enam pemain asing. Jadi, jika pemain lokal menunjukkan performa yang lebih baik di sesi latihan, saya akan memainkan pemain lokal," imbuhnya.

Clean Sheet Jadi Modal Positif, Gol Berawal dari Tekanan Kolektif

Sementara itu, pilar asing Persebaya, Risto Mitrevski menyambut semringah kemenangan sekaligus clean sheet pada partai pembuka. Walau begitu, ia menilai skuadnya masih berada di fase awal proses pematangan.

"Ya tentu saja, ini baru awal musim. Kami baru mulai latihan sekitar tiga minggu lalu dan ini adalah pertandingan kedua kami, melawan tim besar dengan skuad yang sangat bagus," kata mantan pemain asal Makedonia Utara itu.

"Tapi seperti kata Pelatih, cara kami bermain sebagai tim, kami sangat kompak, kami mencoba memanfaatkan pemain kami dalam transisi dan akhirnya mencetak gol seperti itu," sambungnya.

Gol tunggal penentu kemenangan Bajul Ijo sejatinya berasal dari gol bunuh diri penggawa Persija. Kendati demikian, ia menandaskan bahwa momen tersebut murni buah dari tekanan intens yang terus dilancarkan lini depan di area pertahanan musuh.

"Seperti kata Pelatih, Anda harus menekan bek lawan agar mereka membuat kesalahan, jadi keberuntungan mungkin ada di pihak kami, tapi kami juga punya banyak peluang," kata Risto Mitrevski.

Oleh sebab itu, ia menganggap raihan ini menjadi modal berharga, namun perjalanan Persebaya terhitung masih sangat panjang. Berbekal durasi persiapan yang baru bergulir sekitar tiga pekan, tim dituntut untuk terus mengasah mutu permainan.

"Itu normal, ini baru laga kedua sejak kami mulai latihan, dan dari sini kami harus terus membangun kekuatan untuk menjadi lebih kuat di masa depan," pungkasnya.

Terkini