Atase China: Hubungan Pertahanan RI-China Makin Erat dan Substantif

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:16:01 WIB
Atase Pertahanan China sebut Hubungan Militer dengan RI Kian Kuat [FOTO: NET].

JAKARTA - Atase Pertahanan China di Indonesia Kolonel Senior Xu Sheng menyampaikan bahwa jalinan hubungan antara Indonesia dan China semakin erat seiring menguatnya kepercayaan strategis antarkedua negara.

Dalam perhelatan peringatan 99 tahun berdirinya Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China di Jakarta, Senin malam, Xu mengutarakan bahwa Indonesia dan China telah merancang Kemitraan Strategis Komprehensif yang terus dikukuhkan lewat lima pilar kerja sama, yaitu politik, ekonomi, sosial dan budaya, maritim, serta keamanan.

Menurut dia, di bawah petunjuk strategis kedua pimpinan negara, jalinan pertahanan Indonesia dan China juga semakin rekat serta substantif.

Xu mengemukakan bahwa komunikasi antar-pucuk pimpinan militer kedua negara senantiasa berjalan dan mendatangkan capaian positif, seperti latihan bersama, pertukaran kunjungan kapal perang, pembinaan personel, hingga kolaborasi multilateral.

Ia menilai pelbagai pencapaian ini bakal menyuplay dukungan yang kokoh demi pembentukan Komunitas Senasib Sepenanggungan China-Indonesia yang berdampak di skala regional maupun dunia.

Pada momen tersebut, Xu turut mengutarakan penghargaan kepada Kementerian Pertahanan RI, TNI, beserta bermacam pihak di Indonesia dan China atas andil mereka dalam mengokohkan relasi militer kedua negara.

Ia menuturkan bahwa Indonesia dan China selama ini saling menyokong dalam pergerakan kemerdekaan, pembangunan negara, hingga menjaga kedaulatan, keamanan, serta kepentingan strategis tiap-tiap pihak.

"Saat ini saling percaya strategis antara China dan Indonesia terus meningkat, dan kedua negara telah membangun Kemitraan Strategis Komprehensif," kata Xu.

Sebelumnya diwartakan, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan komitmen Indonesia untuk membina kerja sama di ranah pertahanan bersama China guna memperkuat wilayah serta kedaulatan negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Sjafrie sewaktu menghadiri Pertemuan Pertama 2+2 Republik Indonesia (RI) – Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Beijing, China pada April 2025.

"Indonesia meningkatkan kerja sama dalam konteks comprehensive and strategic partnership dengan Republik Rakyat Tiongkok di bidang pertahanan," kata Sjafrie, Senin (21/3/2026).

Bentuk kerja sama tersebut antara lain mencakup latihan militer bersama, penguatan alat utama sistem senjata (alutsista), hingga kemitraan di sektor industri pertahanan.

Tak sebatas bidang pertahanan, Sjafrie bersama Menteri Pertahanan RRT Laksamana Dong Jun turut mendiskusikan sejumlah isu krusial yang sanggup berdampak pada penguatan relasi bilateral antara Indonesia dan RRT.

Lewat terselenggaranya perjumpaan ini, Sjafrie berharap kemitraan pertahanan antarkedua negara dapat terealisasi dan hubungan bilateral bisa senantiasa terawat dengan baik.

Terkini