PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Rawan Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:24:01 WIB
Cegah Kekeringan, Kementerian PU Optimalkan 10.789 Sumur Bor [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkokoh langkah antisipasi di pelbagai daerah yang rawan dilanda kekeringan lewat pengoptimalan 10.789 sumur bor berkapasitas melampaui 114 ribu meter kubik per detik.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa penyediaan sarana infrastruktur air ini memegang andil strategis demi memelihara ketersediaan pasokan air kala menghadapai potensi kekeringan sewaktu musim kemarau, khususnya pada area lahan pertanian.

“Kementerian PU terus berkomitmen membangun dan menyelesaikan infrastruktur pengelolaan air, seperti bendungan, bendung, embung, hingga waduk di berbagai daerah,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Dody mengimbuhkan keberadaan sarana ini teramat vital untuk menopang ketersediaan air irigasi pertanian, memelihara produktivitas lahan, serta menggaransi pasokan pangan senantiasa aman kendati harus dihadapkan pada tantangan musim kemarau ataupun pergeseran iklim.

Bukan cuma itu, bermacam infrastruktur air seperti bendungan, bendung, embung, sampai waduk turut dimaksimalkan fungsinya guna mengantisipasi puncak musim kemarau panjang atau fenomena El Nino.

Tindakan strategis lainnya yakni mengoptimalkan pola operasional bendungan serta jaringan irigasi supaya pembagian air tetap berjalan efisien.

Kementerian PU pun memperketat kesiapsiagaan dengan menyiagakan ratusan fasilitas pendukung, mulai dari 125 unit mobile pump, 921 pompa alkon, hingga 49 mesin bor yang siap diterjunkan ke area terdampak.

Di luar fokus pada infrastruktur, Kementerian PU turut menjalankan pendataan kawasan rawan kekeringan sekaligus memberikan edukasi kepada warga terkait langkah-langkah adaptasi.

Satu di antaranya melalui pemanfaatan teknologi Irigasi Padi Hemat Air (IPHA) yang dinilai ampuh menghemat konsumsi air di sektor pertanian.

Di sisi lain, akselerasi pembangunan aneka infrastruktur air juga terus dipacu, mulai dari bendungan, jaringan irigasi, jaringan irigasi air tanah (JIAT), hingga sumur bor. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan air nasional dalam jangka panjang.

Saat ini, tercatat ada 240 bendungan dengan total volume tampung menembus 7,89 miliar m3 yang disiagakan demi menjaga ketersediaan pasokan air.

Di samping itu, terdapat 601 situ dan danau dengan keseluruhan kapasitas tampungan menyentuh 135,59 miliar meter kubik, serta lebih dari 1.000 tampungan air baku yang ikut menyokong pemenuhan kebutuhan air warga.

Terkini