IHSG Hari Ini Selasa 28 Juli 2026 Diprediksi Masuk Fase Konsolidasi

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:13:31 WIB
IHSG Hari Ini 28 Juli 2026 Bergerak Konsolidasi, Simak Proyeksinya [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meluncur melesu hingga menyentuh 6.185,78 pada sesi perdagangan Senin (20/7/2026). Kemerosotan indeks dipicu oleh koreksi beruntun sejumlah saham papan atas di antaranya BNBR, TLKM, sampai BBRI.

Merujuk pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berakhir terkikis 0,17% atau setara 10,64 poin mengarah ke posisi 6.185,78. 

Indeks komposit kemarin mengawali langkah pada level 6.185,79 dan sempat menggapai titik puncak tertingginya pada 6.219,41. Terdata, sebanyak 307 saham melonjak, 341 saham meluncur, serta 147 saham bergerak stagnan. Sementara itu, akumulasi kapitalisasi pasar menyentuh angka Rp10.874,02 triliun.

Dilihat dari jajaran big caps, penguatan paling tinggi diraih oleh PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) sebesar 2,48% ke level Rp191.375 dan saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menorehkan lompatan 0,84% menuju Rp12.075 per saham.

Di sisi berseberangan, saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) menjadi salah satu penekan laju indeks setelah ditutup merosot 2,54% ke posisi Rp3.460. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) mengekor lewat koreksi 1,72% ke level Rp855. 

Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) turut berakhir melesu 1,63%, disusul PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang tergerus 1,52%, serta saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang terkoreksi 1,41%.

Indeks komposit atau IHSG pada kurun sebelumnya mengakhiri sesi I perdagangan kemarin dengan berlabuh di zona merah. IHSG meluncur 0,36% atau merosot ke posisi level 6.173,94 di tengah maraknya gempuran aksi jual pada mayoritas sektor saham.

Ditinjau dari kacamata sektoral, deraan tekanan terberat menghantam sektor infrastruktur yang jatuh 1,39%, disusul sektor kesehatan yang terkoreksi 0,70%, barang baku melesu 0,54%, beserta properti yang susut 0,46%. Di sisi lain, sektor industri tampil selaku penopang utama indeks usai sanggup mencetak lonjakan penguatan sebesar 0,65%.

Dalam risetnya, BRI Danareksa Sekuritas memaparkan bahwa saham-saham perbankan kakap dan komoditas menguasai pusaran nilai transaksi terbesar, beberapa di antaranya BMRI, BNBR, BBCA, TPIA, BBRI, DEWA, hingga AMMN.

Sementara itu, pergerakan volume perdagangan paling tinggi diwarnai oleh keaktifan gerak saham BUMI, BNBR, COCO, DEWA, dan BULL.

BRI Danareksa Sekuritas mengalkulasi alur pergerakan IHSG saat ini sedang memasuki fase konsolidasi usai mencetak reli panjang pada sesi perdagangan sebelumnya.

“Secara keseluruhan, IHSG bergerak dalam fase konsolidasi setelah reli sebelumnya, dengan aksi jual yang masih membayangi mayoritas sektor meski rotasi dana pada saham-saham tertentu berhasil menahan pelemahan indeks agar tetap terbatas," tulis BRI Danareksa dalam risetnya, Senin (27/7/2026).

09:21 WIB IHSG Dibuka Rebound 

Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 09.01 WIB, IHSG dibuka menguat 0,03% menuju level 6.187,47. Dari ratusan konstituen, sebanyak 252 saham menguat, 179 melesu, dan 534 saham stagnan.

Dari deretan saham LQ45, lompatan harga saham dipimpin oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang menanjak 3,77% ke Rp8.250, PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) naik 1,81% ke Rp450, dan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) terangkat 1,18% ke Rp172.

12:06 WIB IHSG Melemah 0,04% 

Siang ini IHSG meluncur ke zona merah lewat koreksi 0,04% atau 2,62 poin menuju 6.183,15.

16:10 WIB IHSG Parkir di Zona Merah 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup terkoreksi 0,89% atau 55,19 poin menuju level 6.130,58. Indeks komposit hari ini dibuka pada level 6.175,19 dan sempat menyentuh posisi tertingginya di 6.199,44. 

Terdata, sebanyak 265 saham menguat, 360 saham merosot, dan 172 saham stagnan. Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar bertengger di angka Rp10.775,76 triliun.

Terkini