IHSG Ditutup Turun ke 6.130 Jelang FOMC, Saham DSSA-BREN Melemah

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:21:31 WIB
IHSG Turun ke Level 6.130,18 Jelang FOMC, Saham Big Caps Tertekan [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melesu ke posisi 6.130,58 pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Kemerosotan indeks dipicu oleh koreksi beruntun saham-saham papan atas seperti DSSA, MORA, hingga BREN. 

Adapun penurunan indeks ini juga seirama dengan sikap para pelaku pasar keuangan saat ini yang tengah menanti rilis hasil Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed pada 28-29 Juli 2026 perihal penetapan tingkat suku bunga acuan.

Merujuk data resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berakhir terkoreksi 0,89% atau setara 55,19 poin menuju level 6.130,58. Indeks komposit hari ini mengawali langkah pada posisi 6.175,19 dan sempat merangkak naik menyentuh titik tertingginya di 6.199,44. 

Terdata, sebanyak 265 saham menguat, 360 saham merosot, dan 172 saham bergerak stagnan. Di samping itu, nilai kapitalisasi pasar bertengger pada posisi Rp10.775,76 triliun.

Dilihat dari jajaran big caps, koreksi paling dalam dicatatkan oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) sebesar 2,92% menuju Rp830 dan saham PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) menorehkan penurunan 2,66% menjadi Rp6.400 per saham. 

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BREN) turut bertindak selaku penekan indeks usai ditutup melemah 1,44% ke Rp4.100. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengekor lewat koreksi 1,19% ke posisi Rp6.225 per saham.

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga berakhir melesu 1,16%, disusul PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang tergerus 1,14%, serta saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang meluncur 0,87%.

Indeks komposit atau IHSG pada kurun sebelumnya mengakhiri perdagangan sesi I hari ini dengan berlabuh di zona merah. IHSG terkikis tipis 0,04% atau merosot ke posisi level 6.183, usai sempat tertekan pada awal perdagangan.

Tekanan IHSG pada paruh hari perdagangan ini bersumber dari melesunya saham berbobot besar, seperti BREN yang tergerus 1,7% dan DSSA yang melorot 1,2%. 

Walau begitu, laju kemerosotan IHSG sanggup ditahan oleh penguatan beberapa saham penopang (movers), di antaranya PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) yang melonjak 2,4%, PT Astra International Tbk. (ASII) menguat 2,3%, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang menanjak 1,5%.

Ditinjau dari kacamata sektoral, sebanyak 6 dari 11 indeks sektoral terperosok di zona merah. Sektor properti beserta sektor kesehatan menorehkan koreksi paling dalam.

Sejalan dengan dinamika indeks komposit, mayoritas bursa utama di kawasan Asia turut memerah hingga siang hari ini. Penurunan paling signifikan menghantam bursa saham Seoul (Indeks Kospi) dan bursa Tokyo (Indeks Nikkei).

Terkini