JAKARTA - Tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berdampingan dengan Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara serta Puskesmas Kecamatan Penjaringan meninjau beberapa tempat yang bakal dijadikan lokasi pelayanan cek kesehatan gratis (CKG) dan skrining tuberkulosis atau TBC di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut).
“Berdasarkan hasil survei, terdapat tiga titik utama yang akan menjadi lokasi pelayanan kesehatan gratis, yakni Masjid Keramat Luar Batang, Kampung Susun Aquarium, dan RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Muara Indah,” kata Lurah Penjaringan Makhrus Nugroho Darojat di Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Ia mengutarakan pengurus Masjid Keramat Luar Batang beserta perangkat RW menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan agenda tersebut.
Meski begitu, pengecekan sebagian sarana dan prasarana di area masjid belum sanggup dikerjakan secara menyeluruh lantaran ketika survei bergulir, sedang berlangsung kegiatan pengajian.
Penyelenggaraan agenda masih menanti penyesuaian jadwal supaya tidak bertabrakan dengan kegiatan di Masjid Keramat Luar Batang. Jika dibutuhkan, eksekusi acara dapat dijadwalkan pada rentang 11 sampai 13 Agustus 2026.
Di samping itu, masing-masing lokasi diproyeksikan memerlukan delapan meja pelayanan, 100 kursi, proyektor, sound system, serta aneka peralatan pendukung lainnya.
Jajaran kelurahan siap memberikan dukungan penuh pada pelaksanaan agenda tersebut lewat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan.
Berdasarkan penuturan Makhrus, program CKG dan skrining atau penapisan TBC tersebut menjadi langkah krusial demi mengoptimalkan pelayanan kesehatan pada warga sekaligus memperkokoh upaya deteksi dini penyakit itu.
“Kelurahan Penjaringan siap berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait agar seluruh persiapan, termasuk sarana pendukung dan pengamanan wilayah, dapat berjalan optimal menjelang pelaksanaan kegiatan," tegas Makhrus.
Ia berpandangan kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, pemerintah kota, fasilitas kesehatan, hingga elemen masyarakat merupakan poin krusial demi menyukseskan agenda tersebut.
Ia juga mengharapkan agenda itu mampu memberikan dampak positif yang luas bagi publik, menumbuhkan kesadaran akan urgensi pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta mempercepat penanganan kasus tuberkulosis lewat deteksi dini.
“Dukungan seluruh elemen masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program ini," ujar Makhrus.
Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta tengah memasifkan Kampanye Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) TBC serta mengenalkan inovasi Jakarta Smart Check and Notify (JakScan) demi mewujudkan Jakarta sebagai kota sehat dan terbebas dari penyakit tuberkulosis.
Pemprov DKI mencatat sampai 8 November 2025, terdeteksi 49.029 kasus TBC di Jakarta. Dari total tersebut, sebanyak 44.331 kasus (90%) telah mengakses pengobatan, yang menandakan komitmen kuat untuk menjamin pasien memperoleh terapi hingga pulih.