PM Anutin dan Prabowo Sepakati Target Dagang US$20 Miliar per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:14:32 WIB
Perkuat Ekonomi, Prabowo dan PM Anutin Targetkan Dagang US$20 Miliar [FOTO: NET].

JAKARTA — Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan bahwasanya Thailand dan Indonesia sepakat mematok peningkatan target perdagangan bilateral hingga menembus di atas US$20 miliar per tahun, seiring komitmen kedua negara mengokohkan sektor perdagangan, investasi, serta integrasi rantai nilai kawasan.

Kesepakatan tersebut diutarakan Anutin dalam Joint Press Statement bersama Presiden Prabowo Subianto pasca menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Anutin menganggap jalinan hubungan ekonomi kedua negara masih menyimpan ruang yang amat lapang untuk dieksplorasi mengingat besarnya skala pasar Indonesia dan Thailand selaku dua pilar ekonomi utama di ASEAN.

"Dari sisi ekonomi, saya dan Presiden sepakat bahwa Thailand dan Indonesia mempunyai potensi untuk lebih meningkatkan jumlah perdagangan dan investasi di antara keduanya. Kami menetapkan target perdagangan bersama di atas US$20 miliar per tahun dalam waktu dekat dan mendorong fasilitasi perdagangan dan investasi yang lebih besar di antara mereka," ujar Anutin.

Menurut penjelasannya, penguatan jalinan ekonomi tidak melulu difokuskan pada aktivitas perdagangan barang, melainkan juga penguatan modal investasi melalui skema integrasi rantai nilai industri kedua belah pihak.

"Dalam investasi, sektor swasta kami di kedua negara akan meningkatkan kerja sama dalam menghubungkan rantai nilai satu sama lain, dengan menggunakan potensi penuh dari kekuatan kedua pasar gabungan yang berukuran besar dengan populasi mencakup lebih dari 350 juta orang," katanya.

Anutin menegaskan bahwa ranah dunia usaha Thailand menyimpan optimisme tinggi terhadap prospek perekonomian Indonesia dan berhasrat ambil bagian dari laju pertumbuhan ekonomi nasional pada ragam sektor strategis.

"Sektor swasta Thailand memiliki keyakinan terhadap potensi perekonomian Indonesia dan ingin menjadi mitra pertumbuhan Indonesia di berbagai bidang seperti industri pertanian, pengolahan makanan, perikanan berkelanjutan, industri halal, energi, sektor jasa, dan ekonomi digital," tuturnya.

Tags

Terkini