Pemerintah Targetkan Pembangunan 35.872 KDKMP Rampung Agustus 2026

Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:43:32 WIB
KDKMP Targetkan Rampung 35.872 Unit di Agustus, Beroperasi September [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah mematok target penyelesaian pembangunan gedung koperasi desa dan kelurahan merah putih (KDKMP) dapat tuntas sebanyak 35.872 unit pada Agustus 2026.

"Tahun ini, targetnya 35 ribu koperasi selesai. Kemudian, tahun depan akan dilanjutkan lagi, tidak mungkin sekaligus membangun 80 ribu koperasi," ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Makassar, Sulsel, Selasa (4/8/2026).

Zulkifli mengungkapkan bahwasanya tidak mudah guna merealisasikan target tersebut, namun berkat sinergi bersama TNI, gedung koperasi desa ditargetkan sanggup rampung pada Agustus 2026 serta operasionalnya direncanakan mulai bergulir pada September mendatang.

Ia memproyeksikan pembangunan koperasi desa sanggup menyentuh kisaran 60 ribu unit pada tahun depan.

"Untuk tahap awal, gaji pengelola akan dibayarkan melalui APBN," kata dia.

Berdasarkan penuturan Zulkifli, keberadaan koperasi desa ditujukan guna memacu perekonomian desa sekaligus menekan angka kemiskinan, salah satunya lewat perluasan lapangan kerja melalui KDKMP.

Koperasi ini pun disiapkan sebagai off taker bagi komoditas hasil pertanian maupun perikanan di kawasan desa sebelum diserap oleh Bulog dan pihak lainnya.

Bahkan lebih dari itu, KDKMP bakal berperan selaku media penyalur ragam bantuan untuk masyarakat, semisal bantuan pangan hingga alsintan (alat dan mesin pertanian).

"Ini pekerjaan yang sangat besar. Puluhan ribu desa tidak mungkin selesai dalam satu hari. Mungkin membutuhkan dua tahun atau tiga tahun," kata dia.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menimpali bahwasanya dalam kurun waktu tidak lebih dari satu tahun, pembangunan gedung koperasi desa sekitar 35 ribu unit sanggup diwujudkan beserta sarana pendukung operasionalnya.

Fasilitas gudang tersebut kelak dilengkapi sarana logistik, yakni satu unit truk, satu mobil pick up, serta dua kendaraan operasional.

"Termasuk desa yang belum memiliki lahan, kami akan cari solusinya. Jadi, memang pelaksanaannya bertahap, tidak sekaligus," ujarnya.

Tags

Terkini