OJK Temui 100 Investor Global, Reformasi Pasar Modal Dipaparkan

Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:39:02 WIB
Reformasi Pasar Modal RI Tuai Apresiasi dari 100 Investor Global [FOTO: NET].

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan telah menggelar pertemuan bersama lebih dari 100 investor global guna memaparkan pelbagai langkah reformasi yang tengah berjalan di pasar modal Indonesia.

Dalam forum tersebut, para investor memberikan apresiasi atas langkah OJK dalam memperkokoh integritas pasar, sembari menggarisbawahi krusialnya konsistensi dalam eksekusi di lapangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa deretan masukan dari para investor bakal dijadikan pijakan bagi OJK untuk terus menggembleng reformasi di pasar modal.

"Kami baru bertemu dengan lebih dari 100 investor global. Kami mendengarkan berbagai masukan yang sangat baik dan secara umum mereka juga mengapresiasi seluruh inisiatif yang kami lakukan. Yang ditunggu adalah konsistensinya," ujar Friderica, yang akrab disapa Kiki, dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (3/8/2026).

Kiki menegaskan OJK bakal mengawal konsistensi pelaksanaan reformasi, terkhusus lewat penguatan penegakan hukum atas pelbagai bentuk pelanggaran di pasar modal.

Menurut penjelasannya, sejumlah regulasi yang telah diumumkan sejak awal tahun kini mulai bergulir di tingkat operasional. 

Salah satu di antaranya yakni peningkatan keterbukaan data kepemilikan investor di atas 1 persen. OJK turut mulai mewajibkan pengungkapan ultimate beneficial owner (UBO) untuk porsi kepemilikan saham melampaui 10 persen.

Di samping itu, pengelompokan data investor dilebarkan dari semula sembilan menjadi 39 kategori sehingga rincian informasi yang tersedia menjadi kian detail. 

OJK juga memperkuat mekanisme High Shareholding Concentration (HSC) lewat penambahan indikator price impact ratio. Langkah tersebut dirancang untuk menekan potensi manipulasi harga maupun transaksi perdagangan yang dijalankan secara terorganisasi.

"Kami juga terus berkomitmen melakukan enforcement terkait kasus-kasus yang terjadi. Beberapa sudah diberikan sanksi, sementara beberapa lainnya akan segera diumumkan," imbuh Kiki.

Kepercayaan investor membaik

OJK menilai tingkat kepercayaan investor terhadap iklim pasar modal Indonesia konsisten merambat naik. Salah satu tolok ukurnya tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merangkak naik melebihi 5 persen dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Performa penghimpunan dana di pasar modal turut mempertahankan tren pertumbuhan. Hingga kini, nilai fundraising telah menembus angka Rp 113,13 triliun kendati lanskap ekonomi global masih diwarnai pelbagai tantangan.

Berdasarkan penuturan Kiki, masih terdapat deretan rencana penawaran umum perdana saham (IPO) serta aksi korporasi lainnya yang berada dalam antrean pipeline.

Basis pemodal juga terus menunjukkan ekspansi. Jumlah single investor identification (SID) melambung dari kisaran 20 juta pada tahun lalu menuju mendekati 30 juta saat ini. Nilai dana kelolaan atau asset under management (AUM) juga konsisten tumbuh.

Kiki menaruh optimisme bahwa minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal bakal kian bergairah seiring bermunculannya pelbagai instrumen investasi baru, mencakup exchange traded fund (ETF) emas.

Tags

Terkini