JAKARTA - Deretan jenis buah menyimpan kandungan serat, antioksidan, dan senyawa nabati yang ampuh membantu memelihara kesehatan usus serta menstimulasi pertumbuhan bakteri baik pada saluran pencernaan.
Menukil dari halaman Health pada Selasa (4/8), buah-buahan yang bagus bagi kesehatan sistem cerna umumnya dibekali serat larut maupun serat tidak larut.
Serat larut berguna memberikan nutrisi bagi bakteri baik di usus hingga memproduksi asam lemak rantai pendek yang berfungsi menekan peradangan, memperkokoh dinding usus, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh. Di sisi lain, serat tidak larut berperan mempermudah kelancaran buang air besar.
Sejumlah buah juga dibekali polifenol yang mampu memperkaya keanekaragaman mikrobiota usus sekaligus membentengi saluran pencernaan.
Salah satu sajian buah yang disarankan yakni kelompok beri, seperti raspberry dan blackberry, yang kaya serat dan polifenol. Perpaduan kedua senyawa tersebut sanggup membantu merawat keseimbangan mikroflora usus sembari menyokong kelancaran sistem cerna.
Kiwi turut menjadi opsi ideal lantaran kadar seratnya dapat menyerap cairan sehingga memicu pelunakan feses.
Riset pada 2023 memperlihatkan bahwa mengonsumsi dua buah kiwi tiap hari selama empat minggu berturut-turut sanggup meningkatkan frekuensi buang air besar bagi penderita sembelit menahun.
Pepaya pun menyimpan faedah bagi pencernaan lewat keberadaan enzim papain yang mempermudah tubuh mengurai protein. Lebih dari itu, buah ini memuat vitamin C, karotenoid, serta serat yang berpotensi meminimalkan peradangan pada area saluran cerna.
Alpukat menempati deretan buah dengan kadar serat melimpah. Buah ini dibekali serat larut dan tidak larut yang ampuh menjaga keteraturan jadwal buang air besar sekaligus mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan di usus.
Sementara itu, apel menyimpan serat larut serta polifenol yang membantu merawat stabilitas mikrobiota usus. Kebiasaan makan apel juga dihubungkan dengan penurunan tingkat risiko penyakit kanker kolorektal.
Buah pir turut dianjurkan lantaran sarat serat dan mengandung sorbitol, yakni pemanis alami yang bertugas menarik cairan ke dalam usus guna mempermudah proses buang air besar, terkhusus bagi individu yang kerap mengalami konstipasi.
Di luar pemilihan jenis buah yang pas, American Heart Association (AHA) menganjurkan orang dewasa untuk menyantap sekitar dua porsi buah per hari. Buah dalam kondisi segar maupun beku sama-sama bagus dijadikan pilihan lantaran memuat nutrisi yang setara.
Mengombinasikan buah bersama pasokan protein, seperti yogurt atau selai kacang, juga sanggup menghadirkan efek kenyang lebih lama sekaligus menjaga kestabilan kadar gula darah.