Jajanan Tradisional Jogja

10 Jajanan Tradisional Jogja yang Gluten Free dan Wajib Dicoba Saat Liburan

10 Jajanan Tradisional Jogja yang Gluten Free dan Wajib Dicoba Saat Liburan
10 Jajanan Tradisional Jogja yang Gluten Free dan Wajib Dicoba Saat Liburan

JAKARTA - Berlibur ke Yogyakarta kini tidak hanya soal wisata budaya, tetapi juga soal pilihan kuliner yang ramah diet khusus. Banyak pengunjung kini mencari makanan khas Jogja yang bebas gluten, aman bagi orang sensitif atau dengan penyakit Celiac.

Gluten adalah protein yang terdapat pada gandum, barley, dan rye, yang bisa memicu gangguan pencernaan pada sebagian orang. Berita baiknya, jajanan tradisional Jogja banyak berbahan alami, mudah dicerna, dan minim proses tambahan.

Dengan beragam opsi gluten free, wisata kuliner di Jogja tetap bisa memuaskan lidah tanpa mengganggu kesehatan. Dari camilan pasar hingga makanan utama, banyak pilihan yang bisa dicoba saat liburan.

1. Klepon: Bola Ketan Manis dengan Aroma Pandan

■ Bahan: tepung ketan, gula merah, kelapa parut, daun pandan.
■ Cara: Bentuk adonan ketan, isi gula merah, rebus hingga mengapung, lalu gulingkan di kelapa parut.

Klepon merupakan jajanan pasar hijau kenyal berisi gula merah cair. Harga biasanya Rp2.000 – Rp5.000 per buah, tergantung ukuran dan lokasi penjual.

2. Gethuk Lindri: Olahan Singkong Halus Berwarna Cerah

■ Bahan: singkong, gula, kelapa parut, pewarna alami.
■ Cara: Kukus singkong, tumbuk halus, cetak bentuk pilin, taburi kelapa parut.

Tekstur lembut dan rasa manis ringan membuat gethuk lindri aman bagi diet bebas gluten. Harganya sekitar Rp5.000 – Rp10.000 per porsi.

3. Gatot: Singkong Kukus Kering yang Kenyal

■ Bahan: singkong kering, kelapa parut, garam.
■ Cara: Kukus singkong kering, campur dengan kelapa, sajikan hangat atau dingin.

Gatot menawarkan rasa manis alami dan tekstur kenyal. Harganya ramah di kantong, sekitar Rp5.000 – Rp8.000 per porsi.

4. Gudeg: Ikon Kuliner Jogja Bebas Gluten

■ Bahan: nangka muda, santan, gula aren, bumbu rempah.
■ Cara: Masak nangka dengan santan dan bumbu hingga matang dan meresap.

Gudeg disajikan lengkap dengan nasi, sambal krecek, telur, dan ayam. Harga satu porsi berkisar Rp15.000 – Rp40.000 tergantung isian dan tempat makan.

5. Lupis: Legit dan Manis dengan Gula Merah

■ Bahan: beras ketan, gula merah, kelapa parut.
■ Cara: Rebus beras ketan, bentuk lonjong, siram gula merah, taburi kelapa.

Lupis cocok sebagai camilan gluten free yang manis-gurih. Di pasar tradisional, harganya sekitar Rp5.000 – Rp10.000 per porsi.

6. Cenil: Kenyal dan Berwarna-warni

■ Bahan: tepung tapioka/sagu, gula merah, kelapa parut.
■ Cara: Kukus adonan cenil, potong-potong, taburi kelapa parut.

Cenil memiliki tekstur kenyal dan rasa netral yang diperkaya gula merah. Harga satu porsi kecil sekitar Rp5.000.

7. Lemper: Nasi Ketan Isi Ayam yang Aman

■ Bahan: ketan, ayam suwir, santan, daun pisang.
■ Cara: Kukus ketan, bungkus ayam suwir, kukus kembali hingga pulen.

Lemper menggunakan ketan sebagai pembungkus sehingga bebas gluten. Harga satu buah Rp3.000 – Rp7.000.

8. Ketan Bumbu: Menu Sarapan Tradisional

■ Bahan: ketan putih, urap sayur, kelapa parut.
■ Cara: Kukus ketan, padukan dengan urap, sajikan hangat.

Ketan bumbu cocok sebagai pengganjal lapar atau menu sarapan. Harganya Rp8.000 – Rp15.000 per porsi.

9. Bubur Sumsum: Lembut dan Mudah Dicerna

■ Bahan: tepung beras, santan, gula merah, daun pandan.
■ Cara: Masak tepung beras dengan santan hingga kental, tuang gula merah sebagai siraman.

Bubur sumsum cocok untuk segala usia termasuk orang dengan intoleransi gluten. Harga mulai Rp5.000 – Rp10.000 per mangkuk.

10. Sate Klathak: Sate Kambing Minim Bumbu

■ Bahan: daging kambing, garam, tusuk besi.
■ Cara: Tusuk daging kambing dengan besi, panggang di atas bara, taburi garam.

Sate klathak aman bagi diet bebas gluten karena tanpa baluran tepung. Harga satu porsi berkisar Rp25.000 – Rp40.000 tergantung jumlah tusuk dan lokasi warung.

Beragam jajanan di atas menunjukkan bahwa kuliner Jogja bebas gluten tidak kalah menarik. Selain aman, rasanya tetap autentik dan memuaskan untuk wisatawan yang peduli diet khusus.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index