Diskon Tiket

Daftar Lengkap Diskon Tiket Pesawat dan Kereta Lebaran 2026, Subsidi Rp911 Miliar

Daftar Lengkap Diskon Tiket Pesawat dan Kereta Lebaran 2026, Subsidi Rp911 Miliar
Daftar Lengkap Diskon Tiket Pesawat dan Kereta Lebaran 2026, Subsidi Rp911 Miliar

JAKARTA - Gelombang mudik Lebaran 2026 dipastikan akan lebih ringan bagi kantong masyarakat setelah pemerintah mengumumkan berbagai insentif transportasi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan program diskon tiket pesawat hingga kereta api sudah digelontorkan untuk mendukung mobilitas nasional.

Kebijakan ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi yang dirancang agar masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan biaya lebih terjangkau. Pemerintah menilai momentum Lebaran tidak hanya soal tradisi pulang kampung, tetapi juga penggerak konsumsi dan pertumbuhan ekonomi.

Skema Diskon Pesawat Didukung PPN DTP dan Potongan Jasa Bandara

Pada tiket pesawat, Airlangga memastikan skema insentif didukung melalui skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) serta potongan 50% biaya jasa Angkasa Pura. Kebijakan ini dirancang agar harga tiket pesawat kelas ekonomi domestik dapat turun signifikan.

Airlangga mengatakan skema diskon pesawat agar masyarakat bisa menikmati penurunan harga tiket hingga 17–18%. Besaran ini dinilai cukup terasa terutama pada periode puncak arus mudik yang biasanya mengalami lonjakan tarif.

"Yang penting kan bagi masyarakat dapat 17-18%. Sumbernya PPN-DTP sama 50% biaya jasa Angkasa Pura," kata Airlangga usai konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa beban pengurangan harga tidak sepenuhnya ditanggung maskapai.

Airlangga mengatakan stimulus transportasi tahun ini pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp911,16 miliar. Pendanaan dari stimulus ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Non-APBN.

Menurut pemerintah, dukungan fiskal ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat. Insentif transportasi juga diproyeksikan mendorong pergerakan ekonomi di daerah tujuan mudik.

Tahun lalu, pemerintah memang telah memberikan stimulus serupa. Airlangga mengeklaim bahwa stimulus ini dapat membantu pertumbuhan perekonomian nasional di akhir tahun lalu.

Keberhasilan program sebelumnya menjadi salah satu dasar penguatan kebijakan tahun ini. Pemerintah optimistis dampak positifnya akan kembali terasa pada periode Lebaran 2026.

Daftar Lengkap Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026

Berikut daftar lengkap stimulus Lebaran 2026 yang diumumkan pemerintah. Insentif ini mencakup moda transportasi udara, kereta api, laut, hingga penyeberangan.

Diskon Tiket Pesawat
Besar diskon: 17–18%. Rute: Domestik, kelas ekonomi.

Periode perjalanan: 14–29 Maret 2026. Target penerima: 3,3 juta penumpang.

Program ini diharapkan membantu masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh antarpulau. Penurunan harga tiket pesawat menjadi salah satu stimulus paling dinantikan saat musim mudik.

Diskon Tiket Kereta Api
Besar diskon: 30% dari harga tiket. Periode perjalanan: 14–29 Maret 2026.

Target penerima: 1,2 juta penumpang. Kereta api menjadi moda favorit karena tarifnya relatif stabil dan nyaman bagi perjalanan jarak menengah hingga jauh.

Potongan harga ini memberikan alternatif ekonomis bagi masyarakat yang tidak memilih jalur udara. Dengan diskon 30%, beban biaya perjalanan keluarga dapat ditekan cukup signifikan.

Diskon Angkutan Laut
Besar diskon: 30% dari tarif dasar. Periode perjalanan: 11 Maret–5 April 2026.

Target penerima: 445 ribu penumpang. Moda laut sangat penting terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Kebijakan ini diharapkan memperlancar arus mudik di kawasan timur Indonesia. Penurunan tarif dasar akan mendorong lebih banyak masyarakat memanfaatkan transportasi laut resmi.

Diskon Angkutan Penyeberangan
Besar diskon: 100% tarif jasa kepelabuhanan. Periode perjalanan: 12–31 Maret 2026.

Target penerima: 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang. Insentif ini sangat relevan bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi melalui jalur penyeberangan.

Dengan penghapusan tarif jasa kepelabuhanan, biaya perjalanan lintas selat menjadi lebih ringan. Pemerintah berharap langkah ini dapat mengurangi kepadatan sekaligus memperlancar distribusi kendaraan.

Dampak Ekonomi dan Target Penerima Manfaat

Secara keseluruhan, jutaan masyarakat diproyeksikan menerima manfaat langsung dari kebijakan ini. Diskon tiket pesawat menyasar 3,3 juta penumpang dan kereta api 1,2 juta penumpang.

Angkutan laut ditargetkan melayani 445 ribu penumpang selama periode diskon. Sementara itu, angkutan penyeberangan diperkirakan mengakomodasi 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

Total nilai stimulus sebesar Rp911,16 miliar menunjukkan komitmen fiskal pemerintah. Dukungan ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus mudik sekaligus menggerakkan konsumsi domestik.

Momentum Lebaran menjadi periode penting bagi aktivitas ekonomi nasional. Pergerakan masyarakat dalam jumlah besar akan mendorong sektor perdagangan, pariwisata, dan jasa.

Pemerintah menilai kebijakan diskon transportasi bukan hanya soal tarif murah. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kepercayaan publik.

Dengan adanya dukungan PPN DTP dan potongan biaya jasa bandara, harga tiket pesawat diharapkan tetap kompetitif. Masyarakat pun dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih tenang dan terjangkau.

Stimulus transportasi ini menjadi salah satu kebijakan strategis menjelang Lebaran 2026. Pemerintah berharap seluruh skema diskon dapat berjalan efektif sesuai periode yang telah ditetapkan.

Melalui kombinasi insentif udara, darat, dan laut, mobilitas nasional diharapkan lebih lancar. Kebijakan ini sekaligus menunjukkan peran aktif pemerintah dalam mendukung tradisi mudik yang aman dan terjangkau.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index