JAKARTA - Xiaomi 17T dan 17T Pro tercatat lolos TKDN dan kemungkinan besar segera hadir di Indonesia. Kedua ponsel ini mengikuti jejak Xiaomi 17 Ultra dan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition yang sudah lebih dulu masuk pasar.
Informasi ini terlihat dari database P3DN Kementerian Perindustrian pada Kamis, 26 Februari 2026. Dua model ponsel dengan nomor 2602DPT53G dan 2602EPTC0G sudah resmi terdaftar.
Xiaomi 2602DPT53G dipastikan sebagai Xiaomi 17T, sedangkan Xiaomi 2602EPTC0G adalah Xiaomi 17T Pro. Nilai TKDN masing-masing mencapai 38,20 persen dan 37,54 persen, menandakan persiapan peluncuran yang matang.
Perusahaan hanya menunggu sertifikasi postel dari Komdigi agar ponsel bisa dijual secara resmi. Bocoran dari Digital Chat Station di Weibo juga memperkuat informasi terkait kedatangan lini 17T ini.
Peluncuran global Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra diperkirakan berlangsung di Mobile World Congress 2026 pada 28 Februari 2026. Kehadiran 17T dan 17T Pro akan melengkapi strategi Xiaomi di segmen menengah premium.
Xiaomi 17T akan ditenagai chipset Dimensity 8500, sedangkan 17T Pro menggunakan Dimensity 9500 dari MediaTek. Spesifikasi ini menunjukkan kemampuan tinggi untuk mendukung penggunaan sehari-hari dan gaming.
Bocoran Apple iPhone 18 Pro Max, Dynamic Island Diperkecil
Rumor mengenai Apple iPhone 18 Pro Max tengah ramai diperbincangkan, terutama terkait Dynamic Island. Model Pro baru ini disebut akan menghadirkan Dynamic Island yang lebih kecil dibanding sebelumnya.
Informasi ini muncul dari Bloomberg pada Kamis, 26 Februari 2026, dan diperkuat oleh beberapa pembocor di Weibo. Desain ini sudah dikabarkan masuk tahap pengembangan internal Apple.
Jika rumor terbukti benar, iPhone 18 Pro Max akan memiliki tampilan layar atas lebih bersih. Dynamic Island tetap ada namun dimensinya dipangkas sehingga lebih ringkas dan efisien.
Spekulasi sebelumnya sempat menyebut Apple akan menghapus Dynamic Island dan menggantinya dengan punch-hole serta Face ID di bawah layar. Namun laporan terbaru menyatakan Apple tetap mempertahankan fitur ini karena fungsinya sudah terintegrasi di iOS.
Dynamic Island tetap menjadi pusat notifikasi interaktif, navigasi aplikasi, hingga kontrol media. Rumor serupa pernah muncul sebelum iPhone 17 Pro, namun desain tetap sama sehingga kali ini lebih konsisten dan kredibel.
MacBook Pro Baru Akan Hadir dengan Dynamic Island dan Layar Sentuh
Apple juga menyiapkan perubahan besar untuk lini MacBook Pro terbaru. Setelah bertahun-tahun mempertahankan notch, kini Dynamic Island akan menggantikan posisi tersebut di layar MacBook.
Fitur ini dapat menyesuaikan tampilan sesuai aplikasi yang digunakan. Selain itu, Apple menambahkan kontrol layar sentuh agar pengguna bisa mengetuk dan mengklik elemen lebih intuitif.
Sistem macOS akan mendukung kontrol berbasis sentuhan di seluruh antarmuka. Fitur khas iPad seperti pinch untuk memperbesar atau memperkecil tampilan juga akan hadir.
MacBook Pro terbaru akan menjadi perangkat Mac pertama yang mendukung sentuhan langsung di layar. Sebelumnya, Apple sempat menghadirkan OLED Touch Bar namun akhirnya menghentikannya karena kurang diminati pengguna.
Meskipun hadir fitur sentuh, Apple menegaskan MacBook Pro tidak akan dipasarkan sebagai perangkat layar sentuh seperti iPad. Pengguna tetap dapat menggunakan mouse atau fitur sentuhan sesuai kebutuhan.
Persaingan Xiaomi dan Apple di Pasar Teknologi 2026
Dengan hadirnya Xiaomi 17T dan 17T Pro, pasar smartphone menengah premium di Indonesia semakin kompetitif. Sementara Apple terus memperbarui fitur Pro Max dan MacBook Pro untuk menjaga inovasi produk.
Konsumen kini memiliki pilihan lebih luas dari segi performa, desain, dan fitur. Penyesuaian teknologi terbaru ini menunjukkan persaingan ketat antara merek besar di pasar global dan lokal.
Xiaomi menargetkan konsumen yang ingin ponsel mumpuni dengan harga bersaing. Apple, di sisi lain, menekankan inovasi desain dan fungsionalitas yang terus diperbarui untuk pengguna setia.
Kedua merek ini terus mengembangkan strategi untuk menarik perhatian pembeli di segmen premium. Persaingan ini diprediksi akan memicu tren teknologi baru di Indonesia sepanjang 2026.