Kemenekraf Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI Guna Perkuat Daya Saing

Kemenekraf Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI Guna Perkuat Daya Saing
Kemenekraf: Pemanfaatan AI Bakal Perkuat Daya Saing Produk Kreatif [FOTO : NET].

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif memberikan ajakan bagi generasi muda untuk mengoptimalkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI/kecerdasan buatan) demi mendongkrak nilai tambah produk kreatif sekaligus memperkokoh daya saing pada masa digital.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengutarakan bahwa tantangan yang mesti dihadapi oleh generasi muda Indonesia ialah perihal bagaimana memperoleh akses atas teknologi yang sanggup menghadirkan peluang usaha serta siap bertanding pada level global.

“Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, ekonomi kreatif menjadi salah satu mesin baru pertumbuhan nasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membekali generasi muda dengan keterampilan kreatif dan pemanfaatan AI agar mampu menghasilkan karya bernilai tambah, menciptakan peluang usaha, dan siap bersaing di tingkat global,” kata Menteri Ekraf dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/06/2026).

Oleh karena itu, tutur Teuku Riefky Harsya, Kementerian Ekonomi Kreatif melangsungkan sinergi bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) serta Adobe lewat program ECHOES X GENSi demi mendongkrak awareness ekonomi kreatif sekaligus memperkuat talenta muda digital, terkhusus bagi kalangan pelajar serta generasi muda Indonesia.

Menurut pandangannya, kolaborasi tersebut pun membuka peluang keterpaduan bersama tiga program flagship Kementerian Ekraf pada tahun 2027, yakni Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Creative Hub, serta Creative by Indonesia demi mendorong local heroes go national sekaligus national champions go global.

Teuku Riefky menyampaikan, lewat sokongan Indosat dan Adobe, program ECHOES bertindak sebagai salah satu sarana untuk mengenalkan perangkat kreatif beserta sistem pembelajaran berbasis AI kepada generasi muda.

“Dengan menggabungkan kekuatan AI, kreativitas, dan kolaborasi, kami ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya,” ujar President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha.

Usai mendulang sukses dalam membekali lebih dari 10.000 generasi muda Indonesia lewat program literasi digital beserta pembelajaran kreatif, pada tahun ini GENSi memasang target untuk menjangkau 15.000 anak muda di seluruh penjuru Indonesia.

President Adobe untuk kawasan Jepang dan Asia Pasifik (JAPAC), Ben Goodman, memberikan penilaian bahwa Indonesia mempunyai angka populasi muda yang masif, kultur kreatif yang kokoh, serta kedudukan strategis di dalam perkembangan teknologi dan AI.

Pihak Adobe ikut memberikan sokongan lewat penyediaan teknologi, agenda pelatihan, celah monetisasi, akses premium untuk Adobe Express, hingga materi pembelajaran Adobe Digital Academy yang sudah disadur ke dalam Bahasa Indonesia.

Menurut penilaian Ben, jalinan kemitraan antara Adobe, Indosat, dan Kementerian Ekonomi Kreatif memiliki tujuan guna memastikan Indonesia berada pada barisan terdepan dalam kancah ekonomi kreatif global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index