Hari Anak, Menteri Arifah Pastikan Komitmen Pemerintah Penuhi Hak Anak

Hari Anak, Menteri Arifah Pastikan Komitmen Pemerintah Penuhi Hak Anak
Menteri Arifah Tegaskan Komitmen Pemerintah Penuhi Hak Anak Indonesia [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan hak atas pengasuhan, pendidikan, kesehatan, perlindungan, serta kesempatan untuk meraih cita-cita.

"Bunda ingin membahagiakan anak-anak Indonesia karena kalian semua adalah anak-anak hebat. Presiden Prabowo Subianto sangat mencintai anak-anak Indonesia dan ingin memastikan seluruh hak anak terpenuhi agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Senin (20/07/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan saat melanjutkan rangkaian kegiatan Jelajah Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) di Yayasan Sakura Indonesia Al-Jama'an, Bogor, Jawa Barat, menjelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42.

Ia menyebut rangkaian Jelajah SAPA menjadi bagian dari upaya pemerintah hadir di tengah anak-anak melalui penguatan pemenuhan hak anak serta kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak.

Arifah Fauzi menjelaskan komitmen pemerintah diwujudkan melalui berbagai program, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pemenuhan gizi, Sekolah Rakyat untuk akses pendidikan, serta layanan Cek Kesehatan Gratis guna memastikan pertumbuhan anak yang sehat.

Menurutnya, pemenuhan gizi, pendidikan, dan kesehatan merupakan fondasi penting bagi anak dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mendengarkan aspirasi dari penghuni yayasan mengenai harapan untuk melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Menteri PPPA meminta jajarannya berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) guna membuka akses pemberdayaan ekonomi bagi perempuan melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan pembiayaan agar keluarga menjadi lebih mandiri.

"Kami ingin perempuan di sini semakin berdaya. Nanti kami sambungkan dengan PNM agar para ibu yang ingin berusaha dapat memperoleh pelatihan, pendampingan, dan akses permodalan sesuai kebutuhan masyarakat. Harapannya, tahun depan semakin banyak perempuan yang mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index