JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat ke level 6.231,78 pada perdagangan Senin (20/7/2026). Kenaikan indeks ini didorong oleh performa positif sejumlah saham, seperti BNBR, TLKM, hingga BBRI.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup naik 0,91% atau 56,24 poin menuju level 6.231,78. Indeks sempat dibuka di posisi 6.197,47 dan mencapai titik tertinggi harian di 6.249,90.
Tercatat, sebanyak 399 saham menguat, 210 saham melemah, dan 185 saham stagnan, dengan total kapitalisasi pasar mencapai Rp10.860,65 triliun.
Dari jajaran big caps, kenaikan signifikan dicatatkan oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) sebesar 9% ke level Rp2.120, serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang menguat 1,88% menjadi Rp2.710 per saham.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) juga naik 1,88% ke Rp815, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) naik 1,78% menjadi Rp4.010, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) tumbuh 1,68% ke Rp3.020.
Sementara itu, saham PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) menjadi top gainers setelah melonjak 23,53% ke level Rp105 per saham.
Sebelumnya, IHSG menutup sesi pertama perdagangan di zona hijau. Riset harian Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat IHSG parkir di level 6.229 pada penutupan sesi I, atau naik 0,86%.
"Mengawali awal pekan ini, IHSG tampak solid menguat sebanyak 0,86% pada paruh pertama perdagangan hari ini, dan ditutup di level 6.229," tulis Mirae Asset Sekuritas Indonesia dalam risetnya, Senin (20/7/2026).
Laju penguatan IHSG pada sesi pertama ditopang oleh reli saham kapitalisasi besar seperti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) yang melesat 3,2%, TLKM naik 3,0%, BBRI menguat 2,7%, serta PT Barito Pacific Tbk.
(BRPT) terangkat 2,4%. Sementara itu, bursa saham di Asia cenderung bergerak bervariasi; indeks di Hong Kong dan Shanghai menguat, sedangkan bursa Mumbai dan Tokyo mengalami koreksi.