Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 20 Juli 2026

Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 20 Juli 2026
Rupiah Hari Ini: Analisis Pergerakan Dolar AS Senin 20 Juli 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Senin (20/7/2026), diprediksi bergerak fluktuatif dan diperkirakan akan ditutup melemah pada kisaran Rp17.850–Rp17.950 per dolar AS.

 Merujuk pada data analisis Doo Financial Futures, mata uang Garuda ditutup melemah tipis sebesar 0,36% ke posisi Rp17.921 per dolar AS pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Di samping rupiah, penguatan terhadap dolar AS juga dialami sejumlah mata uang Asia lainnya. Apresiasi tertinggi dicatatkan oleh peso Filipina sebesar 0,06%, disusul yen Jepang serta rupee India yang masing-masing menguat 0,01%.

 Sebaliknya, sebagian besar mata uang Asia lainnya justru melemah. Koreksi terdalam terjadi pada won Korea sebesar 0,35%, diikuti ringgit Malaysia sebesar 0,23%, dan baht Thailand sebesar 0,09%.

 Selanjutnya, yuan China terkoreksi 0,07%, dolar Singapura melemah 0,02%, serta dolar Hong Kong turun 0,01%.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyatakan bahwa arah pergerakan rupiah tetap dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global, arus modal asing, serta ekspektasi kebijakan Bank Indonesia.

Lukman menyebutkan, perhatian pelaku pasar global masih tertuju pada perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi meningkatkan volatilitas di pasar keuangan. 

Untuk pasar domestik, Lukman menilai prospek rupiah masih cukup positif. Selain ditopang arus modal asing, investor juga mulai mengantisipasi hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pekan depan.

 Pasar memperkirakan Bank Indonesia akan kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus meredam tekanan eksternal.

 Lukman berpendapat, "arus masuk dana asing menjadi faktor utama yang menopang penguatan rupiah. Selain itu, sentimen domestik yang terus membaik juga mulai memberikan dukungan yang lebih kuat terhadap pergerakan mata uang nasional. Bagi kami, ini langkah strategis."

Berdasarkan data analisis Doo Financial Futures pada pukul 09.05 WIB, rupiah dibuka melemah sebesar 0,40% ke level Rp17.992.

Selain rupiah terhadap dolar AS, pelemahan juga menimpa beberapa mata uang Asia lainnya. Penurunan terbesar terhadap dolar AS terjadi pada dolar Taiwan yang terdepresiasi sebesar 0,29%, peso Filipina turun 0,16%, diikuti baht Thailand melemah 0,02%, dan dolar Hong Kong turun 0,01%.

Sebaliknya, sebagian besar mata uang Asia lainnya justru terpantau menguat. Penguatan terbesar terhadap dolar AS dialami won Korea sebesar 0,32%, diikuti ringgit Malaysia yang naik 0,21%.

Selanjutnya, rupee India terhadap dolar AS menguat 0,07%, dolar Singapura naik 0,05%, yuan China menguat 0,04%, serta yen Jepang menguat 0,03%.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index