Kemenkes Minta Pemda Perkuat Nakes Cegah Tuberkulosis di Daerah

Kemenkes Minta Pemda Perkuat Nakes Cegah Tuberkulosis di Daerah
Kemenkes Dorong Pemda Perkuat Tenaga Kesehatan Cegah Penyakit Tb [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengimbau pemerintah daerah untuk memperkokoh peran tenaga kesehatan hingga ke tingkat kelurahan dan desa guna mencegah penularan penyakit tuberkulosis (Tb).

"Tolong optimalkan tenaga kesehatan dalam edukasi pencegahan penyakit menular tuberkulosis," ujar Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus pada Kegiatan Peninjauan Pelaksanaan Skrining Tb Terintegrasi Program Cek Kesehatan Gratis di Medan, Sumut, Selasa (21/07/2026).

Menurutnya, pemangkasan angka penyakit menular seperti tuberkulosis memerlukan peran serta sumbangsih seluruh lapisan masyarakat, utamanya tenaga medis sebagai garda terdepan di tingkat paling dasar.

Ia memaparkan bahwasanya Indonesia saat ini menempati posisi kedua tertinggi untuk temuan kasus tuberkulosis dengan porsi 10 persen secara global.

"Kalau 100.000 per orang kasus kami lebih tinggi dari India, Kami nomor satu di dunia kalau 100.00 per orang," kata dia.

Lantaran hal tersebut, ia mengimbau para kepala daerah untuk bersama-sama menekan angka tuberkulosis dengan menjalankan kajian, termasuk mengoptimalkan tenaga kesehatan hingga level paling bawah.

Ia mengarahkan para tenaga medis agar gencar mengedukasi, melakukan deteksi dini, serta memperluas penanganan demi memutus rantai penularan penyakit itu.

"Kemenkes akan memperluas pelacakan kontak erat dengan memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), rontgen portabel, dan tes cepat," sebut dia.

Benjamin pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Sumatera Utara mempunyai 3.000 titik fokus pelacakan penyakit tuberkulosis yang tercatat oleh Kementerian Kesehatan.

"Kota Medan tercatat pada tahun ini memiliki 661 lokasi. Secara nasional mencapai 53.335 lokasi mulai Juli hingga akhir November 2026 dengan target cakupan 90 persen," ujarnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index