Sambut Hari Anak, Menteri Imipas dan Kepala KSP Sapa Anak Binaan

Sambut Hari Anak, Menteri Imipas dan Kepala KSP Sapa Anak Binaan
Menteri Imipas dan Kepala KSP Berdialog dengan Anak Binaan LPKA [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menggelar dialog interaktif bersama anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) se-Indonesia demi menyambut Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut terpusat di LPKA Tangerang, Banten, Selasa. Sementara bagi anak binaan di luar daerah Tangerang, dialog dilaksanakan secara virtual via aplikasi Zoom.

"Anak binaan ini punya talenta. Semoga bisa mengambil hikmah agar saat kembali ke masyarakat mereka siap berkontribusi dan mendukung pemerintah memajukan Indonesia," ucap Agus.

Ia turut berpesan supaya para anak binaan dapat menjadikan masa pembinaan di LPKA sebagai pembelajaran berharga serta meminta jajarannya untuk terus berdedikasi.

Agus menyampaikan bahwa kedatangan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) memberi dorongan semangat tersendiri bagi anak binaan.

Kepala KSP menegaskan negara hadir dalam momen peringatan HAN yang jatuh pada Kamis (23/7) untuk memberikan hiburan bagi para anak binaan.

"Kalian harus bersyukur masih mendapat pembinaan, diberi pendidikan, diberi makan tiga kali sehari. Semua orang punya kesalahan, namun Tuhan kagum dengan orang yang diuji," ucap Dudung.

Ia mengimbau anak binaan untuk tak lagi meratapi masa lalu, fokus menjalani masa kini sebaik mungkin, serta terus mengejar cita-cita.

Agus menekankan bahwa masa depan anak binaan masih sangat terbuka lebar, sehingga mereka mesti memiliki impian, rasa optimistis, dan asa yang kuat.

Dalam kesempatan serupa, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah berpandangan anak binaan tetap memiliki harapan besar, sehingga pemerintah akan terus memberikan bimbingan agar mereka makin cerdas.

"Anak bisa jadi apa pun. Mereka masih bisa jadi jenderal, kami sudah tidak bisa. Mereka masih bisa diarahkan mau jadi apa, kami sebagai orang tua harus bisa mendidik," tutur Dimyati.

Dimyati menyebutkan terdapat peluang bahwa masuknya anak-anak ke LPKA dipicu oleh kekeliruan dalam pola asuh.

Oleh karena itu, ia menilai para anak binaan memerlukan sosok kakak asuh supaya kelak bertumbuh menjadi pribadi berintegritas, berdedikasi, serta bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Sebelum sesi diskusi berlangsung, para anak binaan LPKA Tangerang mempersembahkan kesenian marawis untuk menyambut kedatangan Menteri Imipas serta Kepala KSP.

Bukan cuma itu, disajikan pula pertunjukan kreasi gabungan antara angklung dan grup musik yang membawakan lagu karya Dudung berjudul Ayo Ngopi.

Menteri Imipas dan Kepala KSP juga melakukan peninjauan ke ruang kelas, area pelatihan keterampilan kerja, ruang Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)/perpustakaan, fasilitas dapur, hingga bengkel praktik di LPKA Tangerang.

Pada momentum yang sama, diserahkan bantuan bingkisan paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak binaan LPKA Tangerang.

Ke depannya, anak binaan di seluruh wilayah Indonesia yang lolos persyaratan administratif maupun substantif bakal memperoleh pengurangan masa pidana khusus dalam rangka peringatan HAN Tahun 2026.

Langkah ini selaras dengan asas yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index