Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas RI

Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas RI
Donny Ermawan Dilantik Prabowo Sebagai Gubernur Universitas RI [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto untuk menjabat sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu.

Dalam momentum yang sama, Kepala Negara turut melantik Profesor Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.

Untuk diketahui, Donny sebelumnya memegang amanat sebagai Wakil Menteri Pertahanan, sedangkan Yos sebelumnya mengemban posisi Direktur Hilirisasi dan Kemitraan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Rangkaian pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian disusul dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 80 P Tahun 2026 mengenai pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.

Selanjutnya, Presiden Prabowo memandu secara langsung pengikraran sumpah jabatan kedua pejabat yang dilantik tersebut.

"Bahwa saya akan setia dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan Negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," kata Presiden yang diikuti kedua pejabat.

Usai pengucapan sumpah, agenda pelantikan diteruskan dengan penandatanganan berita acara oleh Donny dan Yos Sunitiyoso, yang lantas disusul oleh Presiden Prabowo.

Rangkaian acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat yang diawali oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, serta diikuti oleh jajaran tamu undangan lain yang hadir.

Sejumlah pejabat publik yang berkesempatan hadir pada agenda pelantikan ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Hadir pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Pengangkatan Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Lembaga Universitas Republik Indonesia menandai peresmian instansi baru yang difokuskan oleh pemerintah untuk menggembleng calon-calon pemimpin bangsa.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya membeberkan bahwa pendirian institusi tersebut telah dirancang sejak lama dengan meneladani beberapa negara yang mengoperasikan lembaga pendidikan khusus demi mencetak jajaran pimpinan pemerintahan.

"Itu sudah kami persiapkan lama. Cuma, waktunya kan nggak pas lama. Nanti ada waktunya aku jelasin, detailnya. Jadi, belajar kayak beberapa negara itu punya lembaga-lembaga pendidikan yang emang khusus itu mempersiapkan calon-calon pemimpin," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Prasetyo memberikan ilustrasi model di Prancis melalui École nationale d'administration (ENA) yang saat ini berganti nama menjadi Institut national du service public (INSP).

Menurut dia, institusi itu menjadi kawah candradimuka pendidikan bagi calon aparatur birokrasi, pimpinan badan usaha milik negara (BUMN), bahkan sampai jajaran kepala daerah.

Pemerintah menaruh harapan agar Universitas Republik Indonesia sanggup membekali para calon pemimpin lewat penguasaan kemampuan teknis serta wawasan kebangsaan yang kokoh demi mengawal roda pemerintahan dan menunaikan amanat negara.

Di samping melantik Gubernur Universitas Republik Indonesia, Presiden Prabowo pada kesempatan tersebut turut melantik Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Sudaryono mengisi posisi Nanik S Deyang yang mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN akibat alasan kesehatan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index