KESDM Bidik Potensi Sumber Hidrogen Alami di Sulawesi

KESDM Bidik Potensi Sumber Hidrogen Alami di Sulawesi
Kementerian ESDM Bidik Potensi White Hydrogen di Sulawesi [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pemetaan lokasi potensi sumber hidrogen yang terbentuk secara alami atau dikenal sebagai white hydrogen di wilayah Sulawesi.

Langkah ini dilakukan guna merespons pemaparan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengenai Indonesia yang mengantongi potensi hidrogen alami dalam jumlah besar.

"Jadi beliau (Wamendiktisaintek) memberikan insight yang sangat bagus sekali untuk white hydrogen, potensinya ada di Tanjung Api (Sulawesi Tengah)," ujar Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi ditemui di Jakarta, Rabu (22/07/2026).

Ia membeberkan bahwa instansinya saat ini sedang menyusun rancangan keputusan menteri (Kepmen) yang bakal melandasi pelaksanaan survei potensi hidrogen alami di tanah air.

"Jadi itu bersamaan juga dengan kami di Kementerian ESDM, saya dengan Pak Dirjen Migas sedang menginisiasi rancangan Kepmen untuk pelaksanaan survei," katanya.

Menurut Eniya, potensi hidrogen alami sejatinya sudah sejak lama menarik perhatian sejumlah riset dan peneliti. Meski begitu, potensi sumber daya ini belum banyak terdeteksi lantaran kandungan hidrogen dalam kegiatan eksplorasi gas masa lalu belum dijadikan parameter pengujian.

"Memang dari beberapa tahun lalu sudah ada periset yang dari Rusia itu datang ke Indonesia untuk melihat, sebetulnya di Indonesia banyak loh potensinya, cuma ga pernah diukur saja," katanya.

Ia mengutarakan bahwa data mengenai titik lokasi potensi white hydrogen di Sulawesi menjadi masukan berharga guna menggelar kajian lanjutan.

"Jadi pada saat kami mendapatkan gas, yang unsur hidrogennya tidak pernah diukur. Ini tadi Prof Stella memberikan pencerahan, oh ini lokasinya di sini, dan potensinya banyak sekali di Sulawesi," jelasnya.

Eniya menuturkan, pengelolaan hidrogen alami berpeluang memberikan imbas positif bagi sistem kelistrikan daerah, termasuk menyokong pemanfaatan sumber daya energi lokal demi pembangkitan daya listrik.

"Itu potensi kelistrikan di Sulawesi akan bisa termaksimalkan nanti dari sumber yang kami punya sendiri," ujarnya.

Lebih jauh, ia memastikan kolaborasi lintas kementerian bakal terus digalang guna memantapkan riset serta pemetaan titik potensi hidrogen alami tersebut.

"Baru rancangan untuk yang khusus survei geologi. Jadi Ditjen Migas, EBTKE sama Badan Geologi, terus mungkin nanti kami arrange lagi dengan Kemendiktisaintek," kata Eniya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index