Kepemimpinan Baru BGN Diharapkan Percepat Layanan Gizi Wilayah 3T

Kepemimpinan Baru BGN Diharapkan Percepat Layanan Gizi Wilayah 3T
Pemerataan Layanan Gizi 3T Jadi Harapan bagi Kepemimpinan Baru BGN [FOTO: NET].

JAKARTA - Kepemimpinan anyar Badan Gizi Nasional (BGN) pusat diharapkan mampu mengakselerasi pemerataan layanan gizi di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di area Nabire serta Papua Tengah.

Koordinator Wilayah BGN Nabire Marsel Asyerem di Nabire, Kamis, menyampaikan bahwa percepatan pelayanan gizi di kawasan 3T sangat krusial guna menjamin warga di pelosok mendapatkan hak setara dalam memperoleh layanan gizi yang bermutu.

"Kami berharap wilayah 3T menjadi prioritas, sehingga tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal dalam memperoleh akses terhadap gizi yang baik," kata Marsel Asyerem di Nabire, Kamis (23/07/2026).

Menurut pandangannya, pemerataan akses gizi merupakan elemen vital dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul, sekaligus menopang terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Di samping memacu kecepatan pelayanan di daerah 3T, ia pun menginginkan kepemimpinan baru BGN dapat mengeksekusi perbaikan sistem tata kelola secara menyeluruh demi mendongkrak kualitas pelayanan bagi masyarakat penerima manfaat.

Penguatan tata kelola, peningkatan efektivitas eksekusi program, hingga pengawasan yang lebih ketat, menurut dia, sangat dibutuhkan supaya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat bergulir secara profesional, akuntabel, dan presisi menargetkan sasaran.

"Kami yakin kepemimpinan baru BGN mampu melakukan pembenahan sistem secara menyeluruh, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin baik dan manfaat program dapat dirasakan secara merata," ujarnya.

Sebagai Koordinator Wilayah BGN Nabire, pihaknya menyatakan siap menyokong deretan kebijakan serta program BGN lewat kolaborasi bersama pemerintah daerah, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Kami siap bekerja, berkolaborasi, dan mengawal setiap kebijakan yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan gizi bagi masyarakat," katanya.

Marsel menaruh asa agar suksesi kepemimpinan ini menjadi titik balik dalam memperkuat sistem pelayanan gizi sekaligus mempercepat pemerataan operasional program, terutama bagi warga di wilayah 3T.

BGN Nabire mencatat bahwa realisasi Program MBG di daerahnya sudah menjangkau sebanyak 32.002 penerima manfaat sepanjang Semester I 2026.

Penerima manfaat MBG di Nabire tersebut mencakup 28.113 murid sekolah serta 3.889 jiwa Kelompok 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Jalannya program ini ditopang oleh 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di Distrik Nabire, Nabire Barat, Teluk Kimi, dan Yaro.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index