ENRG Akan Terbitkan Obligasi Rp250 Miliar dengan Bunga 8,95 Persen

ENRG Akan Terbitkan Obligasi Rp250 Miliar dengan Bunga 8,95 Persen
Energi Mega Persada Rilis Obligasi Rp250 Miliar untuk Modal Kerja [FOTO: NET].

JAKARTA — Perusahaan emiten dari Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG), berencana menerbitkan surat utang senilai Rp250 miliar sebagai bagian dari skema Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada.

Merujuk prospektus resminya, ENRG bakal merilis Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap IV Tahun 2026 dengan jumlah pokok mencapai Rp250 miliar.

Penerbitan surat utang ini merupakan bagian dari rangkaian Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada yang mematok target penggalangan dana sebesar Rp4 triliun.

Sebelumnya, ENRG tercatat telah melepas Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada I Tahun 2025 bernilai Rp500 miliar serta Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap II Tahun 2026 sebesar Rp1,15 triliun. 

Tak hanya itu, perseroan juga sudah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada III Tahun 2026 sebesar Rp500 miliar.

Surat utang ini akan diterbitkan tanpa warkat (scripless) dan ditawarkan dengan tingkat nilai 100%. Membawa nilai pokok sebesar Rp250 miliar, obligasi tersebut menawarkan tingkat bunga tetap sebesar 8,95% dengan tenor selama 370 hari kalender.

Pembayaran bunga obligasi bakal dilakukan secara berkala setiap tiga bulan sejak tanggal emisi. Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 28 Oktober 2026, sedangkan pembayaran bunga terakhir akan dituntaskan pada 8 Agustus 2027.

Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap IV Tahun 2026 ini mengantongi peringkat idA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Guna mendukung aksi korporasi ini, PT Mandiri Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. (TRIM) ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek, sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bertindak selaku wali amanat.

Seluruh dana segar yang diperoleh dari emisi obligasi ini akan disalurkan oleh ENRG kepada unit usaha atau anak perusahaannya dalam bentuk pinjaman modal kerja. Skema distribusinya mencakup porsi sekitar 52,69% untuk KEIL, sekitar 21,78% untuk EEES, dan sekitar 25,53% dialokasikan untuk ETE.

Berikut rangkaian agenda Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap IV Tahun 2026:

Tanggal Efektif: 23 Desember 2025

Masa Penawaran Umum: 23 Juli 2026

Tanggal Penjatahan: 24 Juli 2026

Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 28 Juli 2026

Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik: 28 Juli 2026

Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 29 Juli 2026

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index