Kemenperin dan UNIDO Pacu Kawasan Industri Hijau Lewat EIP Center

Kemenperin dan UNIDO Pacu Kawasan Industri Hijau Lewat EIP Center
Kemenperin-UNIDO Resmikan EIP Center Dorong Industri Hijau [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) mengakselerasi pengembangan kawasan industri hijau di Indonesia lewat penguatan ekosistem Eco-Industrial Park (EIP).

Langkah tersebut ditandai melalui peresmian Eco-Industrial Park Center (EIP Center) selaku sentra transformasi kawasan industri menuju sektor industri yang berkelanjutan.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Tri Supondy dalam acara peresmian di Jakarta, Selasa, memaparkan pembentukan EIP Center bertindak sebagai satu di antara program prioritas dalam eksekusi Global Eco-Industrial Parks Programme II (GEIPP II) Indonesia.

EIP Center bakal mengemban peran selaku sentra pendampingan bagi pengelola kawasan industri dalam merancang peta jalan transformasi, menyediakan konsultasi teknis, pelatihan, sampai mengarang proyek percontohan kawasan industri hijau.

Sarana tersebut juga akan memperkokoh eksekusi dekarbonisasi industri, ekonomi sirkular, simbiosis industri, hingga praktik pembangunan industri berkelanjutan.

Lebih jauh, dalam menyokong operasional EIP Center, Kemenperin merancang Tim Teknis EIP Center yang mengikutsertakan unsur Kemenperin, UNIDO Representative untuk Indonesia dan Timor-Leste, beserta asosiasi industri.

Menurut pandangannya, alih rupa kawasan industri hijau memerlukan sinergi padu antara pemerintah, pelaku usaha, pengelola kawasan industri, pemerintah daerah, asosiasi, perguruan tinggi, hingga mitra pembangunan.

Ia menyampaikan sinergi antara Kementerian Perindustrian, UNIDO, pengelola kawasan industri, pelaku usaha, pemerintah daerah, beserta jajaran pemangku kepentingan wajib terus dikukuhkan.

Pihaknya berharap EIP Center tidak sekadar menjadi pusat pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi, melainkan turut menjadi pemicu percepatan alih rupa kawasan industri Indonesia menuju eco-industrial park yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Sementara itu, Perwakilan UNIDO untuk Indonesia, Filipina, dan Timor-Leste Marco Kamiya menganggap pendirian EIP Center memperlihatkan komitmen nyata Indonesia dalam menyelaraskan pertumbuhan industri dengan kelestarian lingkungan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index