JAKARTA - Putri Kusuma Wardani ajas bertahan di peringkat keenam dunia dalam daftar peringkat tunggal putri Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) paling gres yang dipublikasikan Selasa.
Putri mengamankan akumulasi 76.473 poin sekaligus menjadi satu-satunya amunisi tunggal putri Indonesia yang teperdata di jajaran 50 besar dunia.
Pebulu tangkis berusia 24 tahun itu cuma berjarak 565 poin dari Han Yue asal China yang menduduki urutan kelima membawa 77.038 poin.
Kendati demikian, Putri turut memperoleh tekanan dari eks pebulu tangkis nomor satu dunia Ratchanok Intanon. Wakil Thailand yang bertengger di peringkat ketujuh tersebut mengantongi 74.606 poin atau cuma selisih 1.867 poin di belakang Putri.
Putri sanggup mengamankan posisinya usai menembus babak semifinal Super 750 Japan Open serta babak perempat final Super 1000 China Open dalam kurun dua pekan pamungkas.
Pada ajang Japan Open, Putri mencatatkan kejutan dengan membekuk pebulu tangkis peringkat dua dunia Wang Zhi Yi lewat duel sengit tiga gim 9-21, 21-17, 21-4 di fase delapan besar.
Adapun laju langkahnya di China Open lantas dihentikan utusan Jepang Tomoka Miyazaki. Putri mulanya sempat mengamankan gim pertama sebelum akhirnya takluk 21-16, 11-21, 9-21 pada babak perempat final.
Miyazaki bertransformasi menjadi pebulu tangkis dengan lonjakan paling tinggi di zona 10 besar usai melesat dua tangga ke urutan kedelapan berbekal 68.106 poin.
Takhta peringkat pertama tunggal putri masih dikuasai oleh An Se Young. Atlet asal Korea Selatan itu membukukan total 117.787 poin.
Sang kampiun China Open Akane Yamaguchi terangkat satu setrip ke urutan kedua dengan torehan 104.576 poin.
Eskalasi posisinya memaksa Wang Zhi Yi terdorong turun satu posisi ke peringkat ketiga mengemas 102.689 poin. Chen Yu Fei ajas tertahan di urutan keempat membawa 91.451 poin, sedangkan Han Yue melengkapi deretan lima besar.
Di antara jajaran pebulu tangkis Indonesia lainnya, Thalita Ramadhani Wiryawan membukukan kenaikan terbaik usai merangkak naik tiga tingkat ke urutan ke-53 mengumpulkan 30.601 poin.
Mutiara Ayu Puspitasari bergeser turun satu tangga ke peringkat ke-72 dengan 25.430 poin, disusul Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi yang turut melorot satu setrip ke urutan ke-73 memegang 24.862 poin.
Pergeseran paling drastis dialami oleh Gregoria Mariska Tunjung. Sang peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 tersebut terperosok 33 tingkat ke posisi ke-100 mengantongi 19.120 poin dari empat kejuaraan.
Terperosoknya posisi Gregoria tak lepas dari durasi masa absen yang panjang lantaran kendala masalah kesehatan sehingga poin torehan turnamennya terus tergerus.
Gregoria mengundurkan diri dari kawah pemusatan latihan nasional PBSI pada Mei lalu guna menaruh fokus penuh pada alur pemulihan kondisi kesehatannya.
Adapun Chiara Marvella Handoyo ajas bertahan di peringkat ke-115 membawa 16.720 poin, sementara Dalila Aghnia Puteri melorot satu tingkat ke urutan ke-120 dengan 16.330 poin. Bilqis Prasista bergeser turun satu posisi ke peringkat ke-162 mengemas 11.490 poin. Sausan Dwi Ramadhani menduduki posisi ke-179 memegang 10.000 poin.
Daftar 10 Besar Tunggal Putri Dunia:
An Se Young (Korea Selatan) – 117.787 poin
Akane Yamaguchi (Jepang) – 104.576 poin
Wang Zhi Yi (China) – 102.689 poin
Chen Yu Fei (China) – 91.451 poin
Han Yue (China) – 77.038 poin
Putri Kusuma Wardani (Indonesia) – 76.473 poin
Ratchanok Intanon (Thailand) – 74.606 poin
Tomoka Miyazaki (Jepang) – 68.106 poin
Pusarla V. Sindhu (India) – 67.601 poin
Pornpawee Chochuwong (Thailand) – 66.727 poin