PLN Indonesia Power Siapkan Strategi Transformasi Hijau Untuk Kinerja Optimal 2026

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:37:58 WIB
PLN Indonesia Power Siapkan Strategi Transformasi Hijau Untuk Kinerja Optimal 2026

JAKARTA - PLN Indonesia Power (PLN IP) menetapkan arah strategis kinerja 2026 melalui transformasi berkelanjutan. Fokus utama perusahaan adalah operational excellence, efisiensi biaya, dan pengembangan bisnis energi hijau.

Rencana ini dituangkan dalam tema “Driving Strategy Into Action, Empowering Green Transformation Towards Sustainable Future” di Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Strategi ini menjadi landasan bagi seluruh unit untuk mengeksekusi program transformasi dan penciptaan nilai berkelanjutan.

Penetapan target kinerja 2026 resmi disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS RKAP) Tahun 2026 Subholding/Anak Perusahaan PT PLN (Persero). Dengan agenda ini, sasaran operasional dan finansial perusahaan ditetapkan secara terukur, sejalan dengan kebijakan pemegang saham.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan apresiasi atas kinerja PLN IP yang konsisten menjaga keandalan pasokan listrik nasional. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi untuk menghadapi dinamika industri energi yang semakin kompleks.

“2025 telah kita lalui dengan capaian yang positif. Ke depan, 2026 diharapkan dapat menjadi momentum peningkatan kinerja yang lebih baik,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis, Kamis, 29 Januari 2026.

Ia menambahkan, seluruh insan PLN diharapkan siap mengawal RKAP sebagai marwah perusahaan demi keberlanjutan bisnis dan ketahanan sistem kelistrikan nasional. Komitmen ini penting agar setiap strategi yang ditetapkan dapat diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.

Akselerasi Transisi Energi dan Operational Excellence

Dalam menghadapi tantangan 2026, PLN IP melanjutkan transformasi korporasi dengan fokus pada operational excellence berbasis digital. Perusahaan juga mendorong cost leadership dan percepatan transisi energi sebagai bagian dari strategi keberlanjutan.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menegaskan bahwa 2026 menjadi fase krusial bagi akselerasi transisi energi. Strategi yang diterapkan ditujukan agar pemanfaatan energi bersih meningkat, sekaligus menjaga keandalan pembangkit listrik nasional.

Selain itu, PLN IP menekankan pengembangan pembangkit baru dan penguatan portofolio bisnis beyond kWh. Langkah ini bertujuan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi perusahaan maupun negara.

Bernadus menjelaskan, flagship strategy perusahaan akan memastikan setiap rencana strategis diterjemahkan ke dalam aksi nyata. Upaya ini mencakup pengelolaan sumber daya, efisiensi operasional, dan implementasi teknologi ramah lingkungan.

Dengan pendekatan ini, PLN IP berharap dapat mengurangi biaya operasional sambil tetap menjaga kualitas pasokan listrik. Transformasi digital juga menjadi pendorong utama efisiensi dan percepatan proses kerja di seluruh unit perusahaan.

Komitmen PLN Indonesia Power Mewujudkan Masa Depan Energi Berkelanjutan

Melalui pengesahan RKAP 2026, PLN Indonesia Power menegaskan komitmen untuk memberdayakan transformasi hijau. Setiap strategi yang dirancang akan diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata untuk mendukung masa depan energi yang berkelanjutan.

Perusahaan juga berfokus pada penguatan sistem manajemen risiko dan standar keselamatan kerja. Hal ini dilakukan agar setiap langkah transformasi dapat dilaksanakan secara aman dan efisien, sejalan dengan target kinerja tahunan.

PLN IP menilai kolaborasi lintas unit dan koordinasi dengan pemangku kepentingan menjadi faktor penting keberhasilan transformasi. Dukungan pemegang saham dan sinergi internal memastikan rencana strategis dapat terealisasi sesuai target.

Selain itu, perusahaan terus memantau tren industri energi global dan regulasi lingkungan hidup. Informasi ini menjadi dasar penyesuaian strategi agar tetap relevan dan kompetitif dalam menghadapi perubahan pasar.

Bernadus menekankan pentingnya inovasi dalam pemanfaatan energi bersih, seperti energi terbarukan dan teknologi efisiensi. Langkah ini akan mempercepat transisi energi sambil menambah nilai bagi pelanggan dan masyarakat.

PLN IP juga berupaya meningkatkan keterlibatan SDM dalam setiap program transformasi. Pelatihan dan pengembangan kompetensi dilakukan agar seluruh insan perusahaan mampu mendukung pencapaian target RKAP 2026.

Penguatan budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan keberlanjutan menjadi fokus utama manajemen. Tujuannya adalah menciptakan organisasi yang adaptif, produktif, dan mampu menghadapi dinamika industri energi yang terus berubah.

Dengan strategi ini, PLN Indonesia Power berharap tahun 2026 menjadi tonggak penting transformasi korporasi. Perusahaan berkomitmen tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga menjadi pelopor energi bersih di Indonesia.

Seluruh program transformasi dan pengembangan bisnis hijau diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan energi nasional. PLN IP menargetkan pencapaian kinerja yang optimal sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan.

Mengakhiri arah strategis, Bernadus menyatakan bahwa semangat “Driving Strategy Into Action” menjadi pedoman utama. Semua unit perusahaan diharapkan menjadikan strategi tersebut sebagai panduan untuk mewujudkan aksi nyata di lapangan.

Dengan landasan ini, PLN Indonesia Power siap menghadapi tantangan 2026, memastikan keberlanjutan bisnis, dan mempercepat transisi energi nasional. Keandalan, efisiensi, dan inovasi hijau menjadi kunci pencapaian target perusahaan dalam jangka panjang.

Terkini